
TIM boccia Indonesia sukses melengkapi raihan medali di Asian Para Games 2026 dengan menyabet emas keempat melalui nomor mixed team BC1/BC2. Kemenangan ini mengukuhkan boccia sebagai cabang olahraga penyumbang medali emas terbanyak bagi kontingen Indonesia di ajang tersebut.
Bertanding di Nagoya General Gymnasium (Rainbow Hall), Sabtu (24/10), tim mixed team yang diperkuat Felix Ardi Yudha, Gischa Zayana, dan Muhammad Afrizal Syafa tampil dominan. Mereka berhasil menaklukkan tim Thailand di partai final tanpa kesulitan berarti.
Pencapaian ini melengkapi kesuksesan nomor individu yang sebelumnya telah menyapu tiga medali emas. Ketiga emas tersebut diraih oleh Gischa Zayana (Individual BC2 putri), Felix Ardi Yudha (Individual BC1 putra), dan Handayani (Individual BC1 putri). Total empat emas ini melampaui target awal yang hanya dipatok satu medali emas.
Koordinator pelatih boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, mengaku hasil ini di luar prediksi, terutama kemenangan telak atas Tailan. “Tailan biasanya persaingan agak berimbang, tumben hari ini Worawut (Saengampa) agak kurang bagus, makanya kita bisa mengatasi,” ujar Islahuzzaman.
Islah menambahkan bahwa prestasi ini menjadi modal penting menuju Paralimpiade 2028 di Los Angeles. Saat ini, tim boccia Indonesia menempati peringkat satu dunia. Ia optimistis Indonesia memiliki peluang 99 persen untuk lolos ke LA, baik melalui jalur Regional Championship 2027 maupun skema ranking dunia.
Keberhasilan ini juga didukung oleh fasilitas latihan yang mumpuni di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) Delingan. Keberadaan enam lapangan berkualitas dengan standar karpet internasional memudahkan para atlet beradaptasi dengan kondisi arena perlombaan di Nagoya.
Kapten tim mixed team, Felix Ardi Yudha, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Kita berusaha tampil sebaik mungkin karena lawannya sebenarnya kuat. Kita berusaha ambil celah-celah kecil untuk mencuri poin,” kata Felix. Senada dengan Felix, Gischa Zayana juga berharap prestasi ini menjadi awal yang baik untuk ajang-ajang internasional mendatang. (Z-10)
