Senam Somatik Jadi Pilihan Olahraga Ringan bagi Perempuan Menopause
Holywings Peduli menggelar kegiatan Senam Somatik bersama warga Kelurahan Masale di Helen’s Play Mart Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/10).(Dok. Holywings Peduli)

PEREMPUAN yang memasuki masa perimenopause maupun menopause perlu menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi tubuh. Salah satu pilihan yang dapat dilakukan adalah senam somatik, yakni latihan dengan gerakan perlahan dan terkontrol yang menekankan kesadaran tubuh, pernapasan, serta relaksasi.

Untuk memperkenalkan manfaat latihan tersebut sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan perempuan, Holywings Peduli menggelar kegiatan Senam Somatik bersama warga Kelurahan Masale di Helen’s Play Mart Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/10).

Kegiatan yang dipandu instruktur Andy Batari Yulianin itu juga dikaitkan dengan momentum Hari Menopause Sedunia atau World Menopause Day yang diperingati setiap 18 Oktober.

Andy menjelaskan, senam somatik mengutamakan kemampuan seseorang mengenali respons tubuh ketika bergerak, termasuk memperhatikan postur, pernapasan, dan ketegangan otot. Jika dilakukan secara rutin, latihan ini dapat membantu meningkatkan koordinasi gerakan, menjaga fleksibilitas, serta memberikan efek relaksasi.

Menurut Andy, gerakan senam somatik yang lembut dan dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh menjadikannya salah satu pilihan aktivitas fisik bagi perempuan yang memasuki masa menopause. Latihan ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan kenyamanan saat bergerak, meskipun bukan pengobatan khusus untuk mengatasi gejala menopause.

Senam somatik umumnya termasuk aktivitas fisik berintensitas ringan. Sebagai tahap awal, latihan dapat dilakukan selama 15–30 menit per sesi, sebanyak dua hingga empat kali seminggu, sesuai kemampuan tiap individu.

Untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, latihan ini sebaiknya dikombinasikan dengan aktivitas aerobik dan latihan kekuatan, terutama untuk membantu mempertahankan massaotot serta kesehatan tulang.

Andy menambahkan, manfaat utama senam somatik bukan terletak pada pembakaran kalori, melainkan peningkatan kesadaran tubuh, mobilitas, dan relaksasi. Latihan ini juga dapat dilakukan pria karena gerakannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan setiap individu.

Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan edukasi kesehatan perlu diperluas agar masyarakat memahami perubahan tubuh pada setiap tahap kehidupan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan, termasuk kesehatan perempuan yang terkadang belum mendapatkan perhatian yang cukup. Momentum Hari Menopause Sedunia menjadi pengingat bahwa perempuan perlu mendapatkan informasi, dukungan, dan ruang untuk memahami perubahan yang terjadi pada tubuhnya,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Kami percaya bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mengajak masyarakat bergerak, memberikan edukasi, dan membangun lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat. Holywings Peduli ingin terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Andrew menjelaskan, program sosial yang dijalankan Holywings Peduli tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga mencakup peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Lurah Masale, Andi Achmad Ginastiar. Menurutnya, edukasi kesehatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat membantu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

“Kami mengapresiasi inisiatif Holywings Peduli yang menghadirkan kegiatan positif bagi warga Kelurahan Masale. Edukasi kesehatan, termasuk mengenai menopause dan pentingnya menjaga kebugaran, merupakan hal yang perlu terus disosialisasikan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih memperhatikan kesehatannya dan tidak ragu mencari informasi maupun bantuan tenaga kesehatan ketika diperlukan,” ungkap Andi.

Dukungan pemerintah kelurahan juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah setempat, dan pihak swasta dalam menghadirkan program yang berorientasi pada kesehatan serta kesejahteraan warga.

Selain menyelenggarakan senam somatik, Holywings Peduli menyalurkan bantuan berupa perlengkapan penunjang pelayanan masyarakat di Kelurahan Masale. Bantuan tersebut meliputi dua unit kursi tunggu pasien berkapasitas empat orang, satu tempat tidur pemeriksaan, satu speaker portabel Megablast dengan dua mikrofon nirkabel, lima termometer digital, serta satu unit printer HP.

Andrew mengatakan bantuan fasilitas merupakan bagian dari upaya memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat setelah kegiatan berlangsung.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan mendukung kebutuhan masyarakat. Bagi kami, program sosial yang baik adalah program yang tidak hanyamenghadirkan kegiatan dalam satu hari, tetapi juga meninggalkan manfaat yang bisa dirasakan setelah kegiatan selesai,” tuturnya.

Kegiatan senam somatik juga mendapat sambutan positif dari warga Kelurahan Masale. Selain mengikuti olahraga bersama, peserta memperoleh informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan seiring bertambahnya usia.

“Kami senang bisa mengikuti kegiatan ini karena tidak hanya berolahraga bersama, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk bagi perempuan yang mengalami perubahan tubuh seiring bertambahnya usia. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan agar semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat,” ucap salah seorang warga Kelurahan Masale. (E-1)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *