
SELAMA empat hari tim gabungan berupaya melakukan pemadam kebakaran lahan di kawasan perkebunan milik PT Fajar Surya Swadaya (FSS) di wilayah Blok C dan Blok D, Desa Sesulu, Kecamatan Waru Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga perbatasan Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser dengan luas lahan yang terbakar seluas kurang lebih 439,78 hektare.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila, Sabtu (24/10/2026) dalam laporannya, mengungkapkan hingga Jumat (23/10/2026) kemarin, tim gabungan telah memasuki hari keempat berjibaku lakukan pemadaman sejak laporan awal diterima pada Senin (19/10/2026) lalu.
“Penanganan telah masuk hari keempat sejak laporan masuk pada Senin lalu hingga Jumat kemarin,” ujar Nurlaila.
Ia menuturkan, laporan kebakaran diterima pada pukul 17.00 Wita. Tim bergerak cepat dari posko sepuluh menit kemudian dan tiba di lokasi kejadian langsung memulai operasi pemadaman. Petugas di lapangan dihadapkan pada tantangan berat.
Kondisi material yang terbakar sudah sangat kering, ditambah hembusan angin yang sangat kencang, memicu api cepat meluas dan menimbulkan fenomena lompatan api atau spot fire. Selain itu, tim gabungan juga harus berjibaku di tengah kepungan asap pekat dan tebal. Hingga kini, proses pemadaman lanjutan masih terus dilakukan oleh petugas.
“Objek yang terbakar meliputi lahan tanaman pokok dan semak belukar di areal perusahaan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini,” ungkap Nurlaila.
Terkait penyebab kebakaran, hingga kini dalam penyelidikan kepolisian. Namun, pihaknya diketahui adanya banyak aktivitas masyarakat serta kelompok tani yang mengklaim lahan di sekitar lokasi kejadian.
Dikatakannya, puluhan personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan karhutla tersebut terdiri dari, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) PT. FSS, Batalyon Yon TP, Polsek Longkali, Kodim PPU dan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Telake.
Operasi ini juga didukung oleh pengerahan sedikitnya tujuh unit armada Damkar dan mobil tangki air, untuk menyuplai air ke titik-titik kebakaran,
“Hingga hari ini tim gabungan masih terus melakukan operasi pemadaman secara intensif dan memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali meluas kembali,” pungkas Nurlaila. (EM/I-1)
