
SUNDERLAND gagal memperpanjang tren kemenangan di panggung Liga Europa usai ditahan imbang 1-1 oleh juara Polandia, Lech Poznan. Sempat unggul cepat dan tampil dominan, skuad berjuluk The Black Cats tersebut harus membayar mahal banyaknya peluang buang-buang gol saat kebobolan pada 20 menit terakhir pertandingan.
Hasil ini sekaligus menghentikan rekor sempurna Sunderland di kompetisi Eropa setelah sebelumnya memetik kemenangan atas AZ Alkmaar dan wakil kasta kedua Portugal, Torreense.
Bertandang ke Polandia usai terpuruk di dasar klasemen Liga Premier Inggris akibat empat kekalahan beruntun, Sunderland sejatinya langsung menunjukkan kebangkitan sejak awal laga. Match baru berjalan dua menit ketika winger Nilson Angulo memanfaatkan kesalahan umpan kiper Lech Poznan, Mateusz Lis. Angulo mengirimkan umpan silang yang disambut sundulan Timur Tutierov untuk mencetak gol pertamanya bagi klub. Tutierov diturunkan sebagai starter menggantikan dua penyerang utama, Wilson Isidor dan Brian Brobbey, yang absen akibat cedera.
Lech Poznan sempat menebar ancaman untuk menyamakan kedudukan lewat Daniel Hakans yang mendapatkan umpan dari Pablo Rodriguez. Namun, penyelamatan gemilang kiper Sunderland, Robin Roefs, menjaga keunggulan tim tamu.
Di sisi lain, pelatih Sunderland, Regis Le Bris, dibuat gigit jari menyaksikan lini depannya gagal menambah keunggulan sepanjang babak pertama. Meski terus menekan lewat aksi ciamik Nilson Angulo dan Malick Fofana di kedua sisi sayap, dari delapan tembakan tepat sasaran serta satu peluang Fofana yang membentur tiang gawang, tak ada satu pun yang membuahkan gol tambahan.
Ketidakmampuan Sunderland mengunci kemenangan harus dibayar mahal pada babak kedua. Tuan rumah mulai membahayakan pertahanan Sunderland melalui pemain pengganti, Leo Bengtsson, yang berdiri bebas di tiang jauh namun tembakan volinya masih melenceng dari sasaran.
Bengtsson akhirnya membayar kegagalannya pada menit ke-70. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Sunderland yang mengendur, Bengtsson menemukan ruang kosong di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan setengah voli keras untuk membobol gawang Roefs. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama Lech Poznan di ajang Liga Europa musim ini.
Menjelang akhir laga, Sunderland nyaris mencuri gol kemenangan lewat sepakan melengkung Chris Rigg dari luar kotak penalti, namun bola masih menyisir tipis di samping tiang gawang. Skor imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.
Meskipun raihan satu poin di laga tandang Eropa bukanlah hasil buruk, Sunderland tetap menyesali kegagalan mereka membawa pulang poin penuh. Badai cedera yang menimpa pemain inti seperti Brobbey, Isidor, Thomas Meunier, hingga Dan Ballard terbukti membatasi pilihan Le Bris saat stamina para pemainnya mulai menurun di paruh kedua.
Sunderland kini bersiap menjamu Dinamo Zagreb di Stadium of Light pada 5 November mendatang, sementara Lech Poznan akan bertandang ke markas Benfica. Sebelum itu, Le Bris berharap intensitas permainan timnya di Polandia dapat ditularkan ke kompetisi domestik saat berhadapan dengan Leeds United pada hari Minggu. (BBC/Z-2)
