
KONTINGEN Indonesia berhasil menambah dua medali emas pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 melalui cabang olahraga para renang dan para tenis meja, Kamis (22/10). Tambahan prestasi ini dipersembahkan oleh Abdul Majid Rahman serta pasangan ganda campuran Barce Layaba/Leli Marlina.
Abdul Majid Rahman sukses menyumbangkan emas dari nomor gaya dada 100 meter putra klasifikasi SB7. Bertanding di Nagoya City General Gymnasium, Jepang, Abdul Majid mencatatkan waktu tercepat 1 menit 20,26 detik.
Ia berhasil mengungguli atlet asal Tiongkok, Zhang Yilong, yang harus puas dengan medali perak setelah mencatatkan waktu 1 menit 21,98 detik. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh wakil Malaysia, Shahafiq Bin Abdullah, dengan catatan waktu 1 menit 36,41 detik.
Keberhasilan Indonesia berlanjut di cabang para tenis meja. Pasangan ganda campuran Barce Layaba/Leli Marlina yang turun di kelas XD10 memastikan gelar juara setelah menumbangkan wakil Korea Selatan, Kim Younggun/Moon Sunghye.
Dalam partai final yang berlangsung sengit tersebut, Barce/Leli menang dengan skor meyakinkan 3-1. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Indonesia di sejumlah nomor andalan cabang tenis meja disabilitas.
Hingga Kamis (22/10) sore, tambahan dua emas ini membuat koleksi medali Kontingen Merah Putih menjadi 10 medali emas, sembilan perak, dan 27 perunggu. Capaian ini diharapkan terus meningkat mengingat Indonesia masih memiliki peluang menambah pundi-pundi medali dari cabang olahraga lainnya yang masih bertanding.
Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan ajang multicabang olahraga terbesar bagi atlet disabilitas di Asia, di mana Indonesia menargetkan posisi papan atas dalam klasemen perolehan medali. (Z-10)
