
KUALITAS udara di Kota Batam, Kepulauan Riau, memburuk pada Rabu (21/10). Berdasarkan data pemantauan pagi ini, Indeks Kualitas Udara (AQI) tercatat menyentuh angka 103, yang menempatkan wilayah ini dalam kategori tidak sehat. Kondisi tersebut dipicu oleh sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kota.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim Batam mengonfirmasi bahwa fenomena visual yang menutupi langit Batam bukanlah kabut air (mist), melainkan asap pekat. Dampaknya, jarak pandang mendatar di wilayah tersebut merosot tajam hingga hanya berkisar 4–5 kilometer.
Analisis Partikel PM2.5 dan Prediksi AQI
Konsentrasi polutan di udara Batam saat ini didominasi oleh partikel halus PM2.5. Data menunjukkan konsentrasi partikel ini mencapai 36,3 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut sangat mengkhawatirkan karena setara dengan 7,3 kali lipat dari pedoman kualitas udara tahunan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
| Parameter | Nilai/Kondisi |
|---|---|
| Indeks Kualitas Udara (AQI) Pagi | 103 (Tidak Sehat) |
| Konsentrasi PM2.5 | 36,3 µg/m³ (7,3x Pedoman WHO) |
| Jarak Pandang | 4 – 5 Kilometer |
| Prediksi AQI Sore | 91 (Sedang/Waspada) |
Prakirawan BMKG Bandara Hang Nadim Batam, Suratman, menjelaskan bahwa konsentrasi asap terasa paling pekat pada pagi hari dan diprediksi sedikit meluruh saat memasuki siang hingga sore hari. “Waspada potensi asap karhutla yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang dan gangguan pernapasan,” ujar Suratman.
Kondisi Cuaca dan Upaya Mitigasi
Secara umum, cuaca di Batam hari ini terpantau berawan dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celcius. Angin bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan hingga 19 kilometer per jam, sementara kelembapan udara berada di angka 61–88 persen.
BMKG memprediksi hujan ringan akan turun pada sore hingga malam hari. Curah hujan ini diharapkan menjadi faktor alami yang membantu meredakan sebaran asap secara bertahap. Selain itu, otoritas terkait tengah melaksanakan upaya modifikasi cuaca guna mempercepat pembersihan polutan di atmosfer.
- Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
- Kelompok rentan (anak-anak, lansia, penderita asma) disarankan membatasi aktivitas luar rumah.
- Pengguna transportasi laut wajib memantau jarak pandang sebelum berlayar.
Kondisi udara diproyeksikan akan terus membaik dalam beberapa hari ke depan. Indeks kualitas udara diperkirakan turun ke kategori sedang pada akhir pekan dan diprediksi mencapai kategori baik pada awal minggu depan seiring dengan peningkatan intensitas hujan dan upaya mitigasi yang dilakukan. (HK/I-1)
