
KEPOLISIAN Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, memperketat pengamanan di sejumlah objek vital guna mengantisipasi mobilisasi massa menjelang aksi penyampaian pendapat di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026. Fokus pengamanan diarahkan pada kawasan stasiun kereta api hingga gerbang tol (GT) untuk meminimalkan keterlibatan kelompok pelajar dalam aksi tersebut.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum mereka tetap kondusif.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Polri tetap menghormati hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan perundang-undangan.
“Langkah-langkah akan dilakukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Polresta Tangerang dan jajaran akan melaksanakan pengamanan di sejumlah stasiun dan gerbang tol, serta meningkatkan patroli,” ujar Andi di Tangerang, Senin (19/10).
Skema Pengamanan dan Pendekatan Preventif
Kabag Ops Polresta Tangerang, Kompol Raden Mochammad Sofian, menjelaskan bahwa skema yang diterapkan tidak hanya berupa penyekatan lalu lintas, tetapi lebih pada pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat. Selain pengamanan fisik, kepolisian juga mengedepankan upaya preventif edukatif.
Seluruh Bintara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) dikerahkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan kepada siswa agar tidak ikut serta dalam unjuk rasa dan tetap fokus pada kegiatan belajar.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk mengisi waktu pelajar dengan aktivitas positif seperti ekstrakurikuler tambahan.
Di sisi lain, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang disiagakan untuk memantau dan memetakan potensi provokasi di media sosial yang menyasar kelompok pelajar.
| Aspek Pengamanan | Tindakan yang Dilakukan |
|---|---|
| Titik Fokus | Stasiun Kereta Api dan Gerbang Tol (GT) |
| Upaya Preventif | Edukasi ke sekolah oleh Bhabinkamtibmas & koordinasi Dinas Pendidikan |
| Pengawasan Digital | Patroli siber oleh Satreskrim untuk identifikasi provokasi di medsos |
| Tujuan Utama | Menjaga Kamtibmas dan mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi |
Konteks Aksi Mahasiswa
Peningkatan pengamanan ini berkaitan dengan rencana demonstrasi yang akan digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil.
Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, mengonfirmasi bahwa aksi ini bertepatan dengan momentum dua tahun pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Aksi tersebut direncanakan berlangsung di dua titik utama di Jakarta Pusat, yakni kawasan Tugu Tani (Jalan Raya Kebon Sirih) dan Tugu Proklamasi (Menteng).
Pihak kepolisian di wilayah penyangga seperti Tangerang berupaya memastikan agar dinamika aksi di ibu kota tidak terganggu oleh mobilisasi massa yang tidak teridentifikasi, terutama dari kalangan pelajar. (Ant/Z-1)
