Dituduh Menganiaya Petugas di Pesawat, Tim Selma Blair Sebut Sang Aktris Mengalami Darurat Medis
Aktris Selma Blair membantah tuduhan penganiayaan di pesawat penerbangan New York. Pihak manajemen menyebut sang bintang mengalami darurat medis terkait penyakit MS.(Instagram)

PIHAK manajemen aktris asal Amerika Serikat, Selma Blair, memberikan penjelasan resmi usai bintang film Legally Blonde tersebut dituduh melakukan penganiayaan terhadap sejumlah orang dalam penerbangan menuju New York. Juru bicara Blair menegaskan sang aktris “tidak berniat menyakiti siapa pun” dan menyebut ada cerita yang jauh lebih kompleks di balik insiden tersebut.

Menurut pernyataan resmi dari timnya, aktris berusia 54 tahun tersebut “mengalami darurat medis selama penerbangan” terkait perjuangannya melawan penyakit multiple sclerosis (MS). Juru bicara Blair menjelaskan gangguan neurologis yang diidap sang bintang “berdampak langsung pada bagaimana sebuah episode medis terlihat bagi orang-orang yang tidak mengenalnya.”

Insiden tersebut terjadi dalam penerbangan maskapai Delta Airlines dari Los Angeles menuju New York pada Minggu malam. Pihak otoritas bandara New York mendatangi pesawat setelah menerima laporan mengenai “penumpang yang melakukan kekerasan fisik”. Otoritas Pelabuhan New York melaporkan dua kru kabin mengalami luka-luka dan satu di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan rekaman percakapan kontrol lalu lintas udara yang diperoleh CBS News, pilot sempat meminta bantuan medis dengan melaporkan adanya kondisi “hidung berdarah” dan “sejumlah bekas gigitan”.

Usai dikeluarkan dari pesawat, Blair ditangkap dan dibawa ke rumah sakit. Ia menerima surat panggilan federal dari FBI atas tuduhan penganiayaan di dalam wilayah yurisdiksi maritim dan teritorial khusus AS. Selain itu, dua tuduhan penganiayaan tambahan diajukan di pengadilan negara bagian atas dugaan penyerangan terhadap petugas polisi dan perawat. Blair menyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut dan telah dibebaskan dengan jaminan.

Tim hukum dan manajemen Blair menilai narasi publik yang beredar saat ini “hampir seluruhnya dibangun berdasarkan pernyataan polisi dan judul berita dari satu dekade lalu.” Mereka juga membantah keras laporan media yang menyebut Blair berusaha membuka pintu pesawat.

Pihak juru bicara mengingatkan kembali perjuangan Blair melawan multiple sclerosis, penyakit kronis yang diungkapkannya kepada publik pada 2018. Meski telah mengumumkan fase remisi pada 2021, pernyataan tersebut menekankan bahwa bintang film Hellboy dan Cruel Intentions itu “masih mengalami hari-hari yang buruk.”

Selain MS, Blair juga mengidap pseudobulbar affect (PBA), sebuah gangguan neurologis yang memengaruhi ekspresi emosional. Menurut Institut Kesehatan Nasional AS, kondisi ini dapat menyebabkan episode emosi tak terkontrol seperti tertawa, menangis, atau marah secara mendadak yang tidak sesuai dengan perasaan sebenarnya.

“Selma belum pernah ditangkap sebelum Minggu malam,” ujar juru bicaranya. “Ada jauh lebih banyak hal dalam cerita ini daripada yang telah dilaporkan dan kami meminta untuk mempertimbangkan keseluruhan fakta sebelum terburu-buru menghakimi, baik di ruang sidang maupun di pengadilan opini publik.” (BBC/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *