
MANTAN Menteri ESDM Sudirman Said masuk dari 20 nama yang muncul dalam survei tentang kualitas pemimpin Saiful Mujani Reseach and Consulting (SMRC) yang dilansir beberapa hari lalu. Tak pelak “reputasi” Sudirman Said mendapat apresiasi dari seorang aktivis yang juga mantan Koordinator Presidium Pemenangan Anies Baswedan Muhaemin Iskandar/AMIN Jawa Tengah/Jateng, Azmi Asmuni Majid.
Diketahui dari survei opinion leaders yang diadakan SMRC mereka-mereka yang tak memegang jabatan publik seperti Sudirman Said, terus bergerak dan berkontribusi, padahal tanpa memegang otoritas.
Dan dari 20 nama teratas, Sudirman Said ada di nomor 17 dengan skor 6,3, menyalip kualitas kepemimpinan Prabowo-Gibran, wakil presiden RI, yang ada di posisi runner up terakhir 30 dengan skor 4,4.
Azmi menuturkan ada rasa bangga ketika melihat putra daerah yang terus melangkah, mengukir prestasi, menjaga integritas, dan mendedikasikan dirinya untuk Indonesia.
“Pak Sudirman Said mengajarkan bahwa mencintai negeri bukan sekadar tentang kata-kata, melainkan tentang keberanian menjaga nilai, keteguhan memegang prinsip, dan kesediaan untuk terus mengabdi, bahkan ketika jalan yang ditempuh tidak selalu mudah,” ujar Azmi di Brebes, Jumat (16/10).
Azmi menyebut sebagai masyarakat Brebes, dirinya mengaku bangga. Bukan semata karena prestasi dan perjalanan pengabdiannya, tetapi juga karena semangat untuk tetap berkontribusi bagi bangsa, tanpa lelah merawat harapan akan Indonesia yang lebih baik.
“Sebab, mencintai Indonesia adalah perjalanan panjang yang membutuhkan keberanian, integritas, dan ketulusan. Perjalanan yang tidak selalu menjanjikan tepuk tangan, tetapi selalu membutuhkan orang-orang yang bersedia berdiri untuk nilai-nilai kebenaran,” terang Azmi.
Azmi yang juga sama-sama berasal dari Kabupaten Brebes berharap dedikasi dan pengabdian Sudirman Said yang sekarang menjabat Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN Tegal), terus menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Untuk berani bermimpi, teguh menjaga integritas, dan tidak pernah berhenti mencintai seperti Pak Sudirman Said,” pungkas Azmi. (H-2)
