
KABAR duka kembali menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Aktor senior Yadi Timo, atau yang memiliki nama asli Yadi Mulyadi, dikabarkan meninggal dunia pada usia 66 tahun.
Informasi mengenai berpulangnya sang aktor pertama kali dibagikan oleh penulis skenario Joko Nugroho melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Joko mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok yang ia anggap sebagai kakak kelas sekaligus teman baik.
“RIP YADI TIMO. Subuh baru saja beranjak, hari baru saja dimulai. Terhenyak membaca kabar, satu teman baik pergi. Kakak kelas, teman baik, pengkritik pedas yang pernah bertukar ilmu penyutradaraan di atas panggung,” tulis Joko Nugroho dalam unggahannya.
Kenangan Bersama Joko Nugroho
Joko mengenang Yadi Timo sebagai aktor yang memiliki prinsip kuat dan dedikasi tinggi terhadap profesinya. Ia menceritakan bagaimana Yadi pernah menantangnya untuk membuktikan kemampuan terbaik dalam menulis cerita.
“Pernah menjadi aktor yang skeptikal dan menantang aku untuk membuktikan kemampuan terbaikku. ‘Lo bikin cerita apa sih Jok? Bikinlah yang pantes buat gue mainin.’ Lalu ketika kami sama-sama melihat hasilnya, dengan tetap pedas dia memuji ‘Gue nggak pernah ngajarin lo bikin sekeren ini, dari mana lo belajar?'” kenang Joko.
Loyalitas Yadi Timo terhadap rekan kerja juga sangat membekas. Joko menceritakan sebuah momen di lokasi syuting ketika Yadi memilih untuk meninggalkan set saat mengetahui posisi sutradara diganti secara mendadak.
“Dia adalah aktor yang pertama kali pergi dari set dan menjawab tegas pada kru yang menanyakan kenapa dia pergi, ‘Gue gak perlu di sini, karena sutradaranya bukan Joko’,” tambahnya.
Selain sikap profesionalnya, Yadi Timo juga dikenal sebagai sosok yang murah hati. Joko bersaksi bahwa Yadi adalah orang yang pertama kali mengajaknya ke lokasi syuting dan bahkan berbagi honor agar Joko bisa merasakan pengalaman bekerja di industri hiburan.
Jejak Karier Yadi Timo
Sepanjang kariernya, Yadi Timo dikenal sebagai aktor watak yang sangat produktif. Ia identik dengan peran-peran antagonis, karakter licik, hingga sosok ayah yang menderita, yang semuanya dimainkan dengan sangat meyakinkan.
Beberapa judul film layar lebar yang pernah dibintanginya antara lain:
- Petualangan Sherina
- Banyu Biru
- Petualangan 100 Jam
- Brownies
- Marley (2022)
Tak hanya di layar lebar, wajahnya juga sangat akrab bagi penonton televisi melalui berbagai serial populer, seperti Lorong Waktu, Kisah Sedih di Hari Minggu, hingga Jin & Jun.
Di akhir penuturannya, Joko Nugroho memberikan penghormatan terakhir bagi sang sahabat. “Selamat beristirahat Day. Aku bertepuk tangan dan membungkuk untukmu hari ini. Melihatmu tersenyum di atas prosenium dan di depan kamera. Dan lampu padam setelahnya. Tabik,” tutupnya. (H-2)
