
SEKRETARIS Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian tidak ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan intensif terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB. Rustian tidak termasuk dalam daftar pihak yang ditetapkan sebagai tersangka sehingga diperbolehkan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.
Rustian keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/10) sekitar pukul 14.50 WIB. Ia terlihat langsung meninggalkan gedung setelah diperiksa penyidik.
Saat ditemui wartawan, Rustian tidak memberikan keterangan mengenai materi pemeriksaan maupun alasan dirinya tidak ditahan. Mengenakan masker, ia tetap bungkam meski sejumlah pertanyaan dilontarkan kepadanya hingga menaiki taksi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Rustian telah menjalani pemeriksaan intensif. Namun, berdasarkan perkembangan penanganan perkara, Rustian tidak masuk dalam daftar tersangka yang telah ditetapkan penyidik.
Melalui pesan singkat, Budi menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah perkara tersebut diputuskan naik ke tahap penyidikan dalam forum ekspose pada Selasa (13/10) malam.
“Setelah penyelidikan perkara ini diputuskan naik ke tahap penyidikan pada forum ekspose tadi malam, kemudian penyidik menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.
Para tersangka tersebut selanjutnya tentu akan dilakukan penahanan, sedangkan pihak-pihak yang sampai dengan saat ini status hukumnya sebagai saksi dapat kembali,” ucap Budi.
KPK Tangkap 14 Orang dalam OTT di BNPB
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10). Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan persoalan pengadaan barang dan jasa serta penggunaan dana siap pakai untuk penanganan kebencanaan.
Dalam OTT tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Rustian. Sebanyak 13 orang lainnya terdiri atas pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan BNPB dan pihak swasta yang diduga terkait dengan perkara tersebut.
Budi mengatakan, seluruh pihak yang diamankan menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. KPK juga menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai identitas pihak-pihak yang terlibat dalam operasi tersebut.
“Untuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut. Hal yang pasti, terhadap 14 orang ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, baik dari pihak-pihak di BNPB maupun pihak-pihak swasta yang diduga terkait dengan peristiwa ini,” kata Budi. (Ant/E-4)
