
KEJUTAN besar mewarnai turnamen Shanghai Masters 2026. Petenis unggulan kedua asal Spanyol, Carlos Alcaraz, secara mengejutkan harus angkat koper lebih awal setelah ditumbangkan oleh wakil Belgia, Zizou Bergs, pada putaran ketiga yang berlangsung di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, Senin (12/10).
Alcaraz, yang saat ini menempati peringkat ketiga dunia, menyerah dua set langsung dengan skor 5-7 dan 6-7 (4). Kekalahan ini tergolong mengejutkan mengingat Bergs datang sebagai petenis peringkat ke-39 dunia. Namun, di atas lapangan, Bergs mampu menunjukkan performa agresif yang sulit diredam oleh Alcaraz.
Dominasi Servis dan Agresivitas Bergs
Bergs membutuhkan waktu 2 jam 3 menit untuk mengunci kemenangan terbesar dalam kariernya tersebut. Memanfaatkan kondisi lapangan yang cepat, petenis Belgia ini tampil menekan sejak awal dan berhasil mematahkan servis Alcaraz sebanyak tiga kali sepanjang pertandingan.
Statistik mencatat betapa efektifnya servis Bergs dalam laga ini. Ia berhasil memenangi 79% poin dari servis pertama, memenangkan 37 dari total 47 poin servis pertamanya. Keberhasilan ini memberinya momentum besar untuk terus menekan Alcaraz.
| Statistik Pertandingan | Zizou Bergs | Carlos Alcaraz |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 7, 7(7) | 5, 6(4) |
| Peringkat Dunia | 39 | 3 |
| Poin Servis Pertama | 79% (37/47) | – |
| Durasi Pertandingan | 2 Jam 3 Menit | |
Drama Set Kedua
Pertandingan mencapai tensi tertinggi pada set kedua. Bergs sebenarnya sudah berada di ambang kemenangan saat unggul 5-4 dan memegang servis. Namun, Alcaraz menunjukkan mentalitas juaranya dengan memanfaatkan penurunan performa sesaat dari Bergs untuk mematahkan servis balik dan memaksakan tie-break.
Pada fase penentuan, Bergs kembali menemukan ketenangannya. Meski sempat melakukan kesalahan ganda yang membuat Alcaraz mendekat, Bergs mampu merebut tiga poin beruntun saat kedudukan imbang 4-4 untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya.
“Saya berusaha memainkan permainan saya sendiri. Pekan lalu di Tokyo saya merasa berada dalam kondisi yang bagus, begitu pula saat berlatih pekan ini. Saya mampu mengontrol bola, bermain agresif, dan melakukan servis dengan baik,” ujar Bergs sebagaimana dikutip dari laman resmi ATP.
Langkah Bergs Selanjutnya
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang luar biasa bagi Bergs. Ia mengaku bahwa pengalaman bertanding melawan pemain elite dunia kini mulai terasa seperti standar baru baginya.
“Bagi saya, kemenangan ini memberikan sedikit kelegaan. Kini saya benar-benar merasa bisa mengalahkan mereka,” tambahnya.
Di babak keempat, Zizou Bergs akan menghadapi pemenang antara juara bertahan Valentin Vacherot dan petenis Amerika Serikat, Tommy Paul. Bergs memiliki catatan positif di Shanghai setelah musim lalu berhasil mencapai babak perempat final turnamen Masters 1000 untuk pertama kalinya. (Ant/Z-1)
