
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta) berhasil merampungkan renovasi 16 dari 19 gedung sekolah yang ditargetkan pada tahun anggaran 2025. Sementara itu, tiga gedung lainnya saat ini masih dalam proses penyelesaian akhir.
Total anggaran yang dialokasikan untuk program renovasi dan revitalisasi ini mencapai Rp876,7 miliar. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyatakan bahwa proyek renovasi tersebut tersebar secara merata di lima wilayah administrasi Jakarta, mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMA dan SMK.
“Alhamdulillah, dari 19 gedung sekolah yang kami targetkan untuk direnovasi pada tahun anggaran 2025, sebanyak 16 gedung telah selesai 100 persen. Sementara itu, tiga gedung lainnya masih dalam proses perampungan,” ujar Pramono, Minggu (11/10).
Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk melanjutkan program renovasi sekolah secara bertahap. Langkah ini diambil berdasarkan kebutuhan dan prioritas pembangunan guna meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan serta mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar.
“Tujuannya satu, memastikan setiap anak memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern, sehingga mereka bisa fokus mengukir prestasi terbaik,” imbuhnya.
Sebaran Wilayah Renovasi
Berdasarkan data teknis, berikut adalah sebaran gedung sekolah yang masuk dalam program renovasi tahun ini:
- Jakarta Barat: Mencakup SDN Tegal Alur 02/04, SMAN 33 Jakarta, SDN Jati Pulo 07, SMPN 130 Jakarta, SDN Kota Bambu 01/02, dan TKN Meruya Selatan. Terdapat pula alih fungsi SDN Jati Pulo 08 Pagi menjadi Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 298.
- Jakarta Timur: Meliputi SDN Pondok Bambu 01, SDN Cakung Timur 02, SMPN 91, serta SDN Pekayon 05/12.
- Jakarta Selatan: Mencakup SDN Cilandak Barat 08, SDN Cipulir 11, SDN Gandaria Selatan 03, SDN Lebak Bulus 04, SDN Tebet Timur 07, dan SMPN 15 Jakarta. Program ini juga menyertakan pembangunan USB SMPN 299.
- Jakarta Utara: Renovasi dilakukan di SMKN 55 Jakarta.
- Jakarta Pusat: Pekerjaan difokuskan pada SDN Petojo Utara 01.
Pramono menambahkan bahwa peningkatan sarana dan prasarana sekolah merupakan bagian integral dari upaya Pemprov DKI dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang layak bagi seluruh peserta didik. Renovasi berkelanjutan diharapkan dapat menunjang proses transformasi pendidikan di Jakarta menjadi lebih berkualitas. (H-3)
