
AKSES jalan nasional yang menghubungkan wilayah Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) dengan Provinsi Jambi dilaporkan masih lumpuh total hingga Minggu (11/10/2026) siang. Material longsor yang menimbun puluhan meter badan jalan membuat jalur tersebut belum aman untuk dilintasi kendaraan.
Bencana tanah longsor ini terjadi di Nagari Sako Sungai Gambir, Kecamatan Renah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, yang merupakan area dekat perbatasan Jambi. Tingginya intensitas hujan sejak Jumat hingga Sabtu pekan lalu menjadi pemicu utama pergerakan tanah di kawasan tersebut.
Kondisi Material Longsor
Berdasarkan data lapangan, material longsor yang menutup akses utama ini memiliki dimensi yang cukup masif, sehingga memerlukan waktu penanganan ekstra. Berikut adalah rincian kondisi di lokasi kejadian:
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Spesifik | Nagari Sako Sungai Gambir, Kec. Renah Ampek Hulu |
| Panjang Timbunan | Hampir 50 meter badan jalan |
| Ketebalan Material | 1 hingga 2 meter |
| Komposisi Material | Tanah, bebatuan, dan tumbangan pohon |
| Status Jalur | Lumpuh total (Belum bisa dilewati) |
Jalur Alternatif dan Koordinasi Kepolisian
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Komisaris Besar Adi Benny Cahyono, mengonfirmasi bahwa saat ini terdapat dua titik timbunan longsor utama yang sedang dalam proses pembersihan. Pihaknya terus bersinergi dengan Polres Kerinci dan Polres Pesisir Selatan untuk memantau perkembangan di lokasi.
“Dari informasi yang kita koordinasikan dengan kepolisian di lokasi bencana, titik longsor belum bisa dilewati kendaraan. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif,” ujar Adi Benny.
Bagi masyarakat dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, yang hendak menuju Sumatera Barat atau sebaliknya, disarankan untuk menempuh Jalan Nasional via Solok Selatan, Sumbar. Jalur ini dinilai lebih aman sementara proses evakuasi material longsor di Tapan masih berlangsung.
Peringatan Cuaca: Berdasarkan data BMKG, wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang, saat ini terpantau berawan dengan suhu 26 °C. Namun, mengingat kejadian longsor ini bersamaan dengan banjir bandang di Padang kemarin, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu longsor lanjutan.
Hingga saat ini, personel kepolisian telah ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci untuk memberikan pengarahan langsung kepada para pengendara agar tidak terjebak di area longsor. (SL/I-1)
