
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tengah Panama pada Jumat waktu setempat, menyebabkan kerusakan bangunan, jalan runtuh, dan melukai sedikitnya 27 orang. Hingga saat ini, otoritas setempat melaporkan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.
Menurut Sistem Perlindungan Sipil Nasional (Sinaproc), getaran dangkal ini dirasakan di seluruh penjuru negara Amerika Tengah yang berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa tersebut. Kepala Operasi Darurat, Rene Garcia, mengonfirmasi kepada AFP bahwa sejauh ini belum ada laporan mengenai fatalitas.
Dampak Kerusakan dan Kepanikan Warga
Di Panama City, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa, kepanikan melanda warga yang berhamburan keluar dari gedung-gedung pencakar langit. “Saya sangat takut karena guncangannya sangat kuat dan lama,” ujar Salomon Andion (46), warga yang mengevakuasi diri dari gedung 15 lantai miliknya.
Presiden Panama, Jose Raul Mulino, menyatakan bahwa negara tersebut sedang menghadapi bencana besar. Ia melaporkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan total. Di Provinsi Cocle, tepatnya di kota Penonome, sebuah gereja dan hotel dilaporkan mengalami kerusakan parah. Mantan Presiden Ricardo Martinelli juga membagikan foto rumahnya yang runtuh di Provinsi Veraguas melalui media sosial.
- Waktu: 12:56 waktu setempat (1756 GMT).
- Kekuatan: Magnitudo 7,7 (direvisi dari estimasi awal 8,0).
- Pusat Gempa: 10 kilometer dari Pitaloza Arriba, Provinsi Herrera.
- Kedalaman: Dangkal.
Wilayah Terisolasi dan Respons Pemerintah
Menteri Kesehatan Fernando Boyd mengungkapkan bahwa wilayah yang paling terdampak meliputi Provinsi Herrera, Cocle, dan Los Santos. Kota Tonosi di Los Santos dilaporkan terisolasi sepenuhnya karena akses darat terputus. Pemerintah tengah mengupayakan pengiriman bantuan melalui jalur udara.
Sebagai langkah pencegahan, otoritas penerbangan sempat menutup sementara bandara internasional Panama City dan mengalihkan sejumlah penerbangan. Selain itu, Kementerian Pendidikan telah mengumumkan penghentian kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah secara nasional.
Operasional Terusan Panama Tetap Normal
Meskipun guncangan hebat terekam pada video yang menunjukkan jembatan di atas Terusan Panama bergoyang, Otoritas Terusan Panama memastikan bahwa jalur pelayaran penting yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Atlantik tersebut tidak terdampak dan tetap beroperasi secara normal.
Hingga saat ini, lebih dari 80 gempa susulan telah tercatat, dengan satu guncangan mencapai magnitudo di atas 6,0. Presiden Mulino mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang memicu kekacauan.
Dukungan internasional mulai mengalir, di mana Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan pihaknya tengah memobilisasi sumber daya untuk membantu Panama. Pemimpin dari Kolombia, Ekuador, dan Guatemala juga telah mengirimkan pesan solidaritas serta tawaran bantuan kemanusiaan. (H-2)
