
HUJAN deras tanpa henti yang mengguyur Kota Padang, Sumatra Barat, sejak Sabtu pagi (10/10) memicu meluapnya aliran Sungai Lubuk Minturun. Akibatnya, luapan air merendam kawasan permukiman warga di Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah.
Merespons kondisi darurat tersebut, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang langsung diterjunkan ke lokasi genangan untuk melakukan evakuasi.
Di bawah komando Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, tim gabungan yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, unsur TNI, dan Polri langsung bergerak cepat di lapangan. Evakuasi difokuskan pada penyelamatan kelompok rentan menuju area penampungan sementara yang lebih aman, sembari membantu warga mengamankan barang-barang berharga dari kepungan air.
Mengingat kondisi cuaca yang belum bersahabat, Hendri Zulviton mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat Kota Padang untuk berhati-hati.
“Kami meminta warga, terutama yang bermukim di sepanjang bantaran sungai dan kawasan rawan genangan, untuk terus meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi,” imbau Hendri.
Hingga saat ini, petugas gabungan dipastikan terus bersiaga penuh di lapangan guna memantau fluktuasi debit air sungai sekaligus memastikan keselamatan jiwa masyarakat. (YH/E-4)
