
PERTANDINGAN lanjutan pekan kelima Liga Championship 2026/2027 PSIS Semarang vs Persiraja Banda Aceh Jumat (9/10) malam berakhir 1-3, tuan rumah Laskar Mahesa Jenar takluk oleh kebangkitan tim tamu Laskar Rencong.
Trend positif PSIS Semarang harus terhebat pada laga pekan kelima Liga Championship 2026/2027, setelah dipermalukan dan harus mengakui kalah dari tim tamu Persiraja Banda Aceh 1-3, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang pada Minggu (9/10) malam.
Laskar Rencong sbelum pernah menang dalam empat pertandingan terakhir. Tetapi kali ini mulai menunjukkan kebangkitan dengan menggilas Laskar Mahesa Jenar. Persiraja Banda Aceh menang di depan ribuan suporter tuan rumah PSIS Semarang.
“Ini yang saya takutkan, sejak awal saya mengingatkan kepada seluruh pemain, meskipun Persiraja Banda Aceh belum pernah menang dalam 4 pertandingan terakhir, namun dapat mencetak gol ke gawang lawan, ” kata Pelatih PSIS Semarang Widodo C Putro usai pertandingan di Stadion Jatidiri Semarang Jumat (9/10) malam.
Widodo C Putro mengatakan dirinya mengingatkan pemain agar tidak meremehkan lawan. Di sisi lain, gol cepat Laskar Rencong tercipta pada menit ketujuh dan kartu merah yang diterima Laskar Mahesa Jenar cukup mempengaruhi permainan berikutnya.
Kekalahan PSIS Semarang di kandang sendiri, menurut Widodo C Putro, sangat mengecewakan karena harapan dapat menambah pundi-pundi poin harus pupus.
PSIS Semarang baru menjalani lima dari total 27 pertandingan. Ia mengatakan kekalahan untuk pertama kali pada musim kompetisi ini harus menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya.
“Tidak ada kata terus bersedih, kami harus bangkit dan tidak menyerah,” tambahnya.
Pelatih Persiraja Banda Aceh Muhammad Ridwan mengaku bersyukur atas kemenangan perdana Laskar Rencana terhadap tuan rumah Laskar Mahesa Jenar.
“PSIS Semarang adalah tim yang bagus, terlebih ketika bermain di Stadion Jatidiri dengan dukungan penuh suporter yang menambah energi yang dikeluarkan di setiap pertandingan sangat besar,” ujar Muhammad Ridwan.
Kemenangan Persiraja Banda Aceh atas PSIS Semarang, baginya terasa istimewa, karena selain berhasil memutus trand negatif di awal kompetisi, juga mampu menunjukan permainan yang baik ketika menghadapi tim yang memiliki kekuatan cukup baik serta bertengger di papan atas klasmen.
“Semangat dan tekad besar para pemain menjadi modal kemenangan ini, ” imbuhnya.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal babak pertama pertandingan PSIS Semarang vs Persiraja Banda Aceh berlangsung dalam tensi yang tinggi, kedua tim membuka dengan permainan agresif hingga menit ke-7 pemain Laskar Rencong Risky Safri berhasil melesatkan tendangan pleasing kearah gawang Laskar Mahesa Jenar yang gagal ditangkap kiper Rizky Darmawan hingga merubah skor 0-1 untuk tim tamu.
Tertinggal satu gol, pemain PSIS Semarang yang kaget dengan gol cepat bermain lebih agresif.k, hingga pada menit ke-12, punggawa Laskar Mahesa Jenar Miftahul Hamdi mendapatkan peluang emas setelah rekannya melesatkan sepakan crossing di dekat gawang Laskar Rencong, namun tendangannya meleset tipis dari target.
Bahkan pada menit ke-19 setelah Komang melakukan blunder, Persiraja Banda Aceh nyaris menggandakan keunggulan melalui pemainnya Chaves Garcia yang memanfaatkan bola liar mendekat ke gawang ke PSIS.l Semarang, tetapi sepakan bolanya mengenai koper Rizky Darmawan hingga gagal masuk ke gawang.
Pada menit ke-22, PSIS Semarang kembali memiliki kesempatan emas mencetak gol setelah Abduh Lestaluhu berhasil menusuk ke dalam kotak penalti Persiraja Banda Aceh, namun serangan itu berhasil diantisipasi punggawa Laskar Rencong hingga serangan dapat dimentahkan.
Nasib buruk menimpa PSIS Semarang pada menit ke-36, ketika wasit menunjuk titik putih setelah Rizky Darmawan melanggar pemain Persiraja Banda Aceh Mujahidin di kotak penalti, bahkan wasit juga mengganjar kartu merah pelanggaran yang buat Rizky tersebut, hingga Chaves Garcia ditunjuk menjadi eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya dan membuat skor menjadi 0-2.
Laskar Mahesa Jenar mencoba bangkit di menit ke-43, melalui pemainnya Rifky Dwi berhasil melesatkan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti Persiraja Banda Aceh dan nyaris membuahkan gol, hingga satu menit kemudian melalui Hari Nur Yulianto akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan dan merubah skor menjadi 1-2.
Tetapi setelah mengecek VAR, wasit menganulir gol Hari Nur Yulianto yang dinilai tercipta akibat pelanggaran Ahmad Nufiandani yang tertangkap kamera menginjak kaki Jayus Hariono dan dan memberi kartu merah kepada Ahmad Nufiandani tersebut.
Memasuki babak kedua, Persiraja memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan menjaga organisasi permainan dan tampil disiplin. Sementara PSIS Semarang tetap berusaha menekan meski harus bermain dengan 10 orang menjadikan jual beli serangan berlangsung cukup panas kedua tim.
Persiraja ada menit je-57, Banda Aceh kembali memperbesar keunggulan melalui Rangga Bolang hingga skor menjadi 0-3, membuat PSIS Semarang semakin tertekan dan terus berusaha menggempur pertahanan yang dibangun cukup rapat barisan belakang tim tamu Laskar Rencong.
Hingga pada menit ke-88, PSIS akhirnya berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan melalui Hari Nur Yulianto hingga skor menjadi 1-3, meskipun akhirnya hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan kedudukan tidak berubah. (H-4)
