Mobil Listrik UPI Juara III Kontes Mobil Hemat Energi 2026, Catat Efisiensi 494,52 Km/kWh
Ilustrasi(Dok UPI)

TIM Bumi Siliwangi 1 dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kompetitif Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses meraih Juara III pada ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 untuk kategori Prototype kelas Motor Listrik. Kendaraan hasil rekayasa mahasiswa UPI tersebut mencatatkan efisiensi energi sebesar 494,52 km/kWh pada race ketiga, bersaing ketat dengan berbagai perguruan tinggi nasional.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada 1–4 Oktober 2026 di Universitas Jember (UNEJ), Jawa Timur. Capaian Bumi Siliwangi 1 menegaskan keahlian mahasiswa UPI dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik yang mengedepankan efisiensi. Di kelas Prototype Motor Listrik, UPI menempati posisi ketiga, hanya terpaut tipis 3,74 km/kWh dari Semar Proto Universitas Gadjah Mada (UGM) di posisi kedua (498,26 km/kWh). Sementara posisi pertama diraih oleh Antawirya Rondhan EV dari Universitas Diponegoro dengan efisiensi 880,41 km/kWh.

Perjuangan Menuju Podium

Perjalanan tim menuju podium tidaklah instan. Setelah sempat mengalami kegagalan menyelesaikan lintasan atau Did Not Finish (DNF) pada race pertama, tim UPI mulai bangkit dengan mencatat efisiensi 312,96 km/kWh pada race kedua. Performa kendaraan meningkat drastis pada race ketiga hingga mencapai angka final 494,52 km/kWh.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian penganugerahan KMHE 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemdiktisaintek. Mengusung tema “KMHE Berdampak: Solusi Ketahanan Energi Indonesia”, ajang ini menjadi wadah inovasi bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan rekayasa teknologi kendaraan masa depan.

Spesifikasi Teknis: Rangka Ringan dan Motor BLDC

Keunggulan Bumi Siliwangi 1 terletak pada rancangan yang berorientasi penuh pada efisiensi. Kendaraan ini mengandalkan motor listrik BLDC (brushless direct current) berdaya 200–500 watt dengan sumber tenaga baterai LiFePO4 (lithium iron phosphate) bertegangan 40–55 volt. Sistem penggeraknya dikendalikan melalui inverter yang dapat diprogram untuk menyesuaikan karakteristik motor dengan kebutuhan lintasan.

Dari sisi konstruksi, tim menggunakan rangka aluminium dan bodi berbahan komposit serat karbon (carbon fibre) guna meminimalisasi bobot kendaraan. Sebelum berlaga di final, tim harus melewati seleksi ketat, mulai dari penilaian Laporan Desain Kendaraan hingga Virtual Technical Inspection yang mencakup aspek aerodinamika, sasis, sistem kemudi, hingga sistem kontrol mandiri.

Kolaborasi Lintas Disiplin

Prestasi ini merupakan buah kolaborasi 13 mahasiswa UPI, yang terdiri dari 11 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif dan dua mahasiswa Program Studi Kimia. Sinergi ini memungkinkan integrasi antara rekayasa mekanis kendaraan dengan pengelolaan energi baterai lithium yang optimal.

Dosen pembimbing, Sriyono, M.Pd., dan Ramdhani, S.Pd., M.Eng., menyatakan kebanggaannya atas dedikasi tim. “Hasil ini adalah buah dari proses panjang yang mereka jalani bersama,” ujar mereka.

Ketua Tim Bumi Siliwangi 1, Rahmadani, menambahkan bahwa KMHE memberikan pengalaman teknis yang sangat berharga. “Prosesnya dimulai dari perencanaan, penyusunan proposal, hingga pengujian langsung di lintasan. Setiap tahap menuntut kesiapan yang berbeda,” jelasnya.

Capaian ini menambah panjang daftar prestasi UKM Kompetitif UPI, setelah sebelumnya Tim Bumi Siliwangi 4 juga meraih peringkat ketiga pada KMHE 2021. Keberhasilan di tahun 2026 ini membuktikan konsistensi UPI dalam mengintegrasikan desain, rekayasa, dan penguasaan teknologi kendaraan hemat energi di tingkat nasional. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *