
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengeluarkan prakiraan cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk periode 7- 9 Oktober 2026. Meski didominasi cuaca cerah berawan, potensi hujan ringan masih membayangi wilayah Sleman bagian utara.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Feriomex Hutagalung menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino Sangat Kuat. Indeks ENSO (El Niño–Southern Oscillation) di NINO tercatat mencapai 2,83 derajat Celsius, yang secara signifikan mengurangi potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, termasuk DIY.
Analisis Dinamika Atmosfer
Berdasarkan identifikasi BMKG, suhu muka laut (Sea Surface Temperature/SST) di Laut Jawa maupun Samudera Hindia selatan Jawa berada pada kisaran 26 hingga 29 derajat Celsius. Namun, anomali SST menunjukkan angka 0,0 hingga -1,0 derajat Celsius, yang berarti ketersediaan massa uap air di atmosfer berada di bawah kondisi normalnya.
“Terpantau siklon tropis Choi-wan di Samudera Pasifik sebelah Tenggara Jepang dan pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera. Hal ini menyebabkan pola angin Timuran mendominasi di seluruh wilayah Jawa,” ujar Feriomex di Yogyakarta, Selasa (6/10/2026).
Selain itu, kelembapan udara pada ketinggian 1,0 – 3,0 kilometer (paras 850 dan 700 mb) terpantau cukup kering, yakni berkisar antara 50 hingga 90 persen. Kondisi ini semakin membatasi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY.
Prakiraan Cuaca dan Gelombang Laut DIY (7-9 Oktober 2026)
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca wilayah DIY berdasarkan data Stasiun Meteorologi Yogyakarta:
| Tanggal | Prakiraan Cuaca | Tinggi Gelombang Laut |
|---|---|---|
| 07 Oktober 2026 | Potensi hujan ringan di Sleman bagian Utara. | 2,5 – 4,0 meter (Tinggi) |
| 08 Oktober 2026 | Cerah berawan. | 2,5 – 4,0 meter (Tinggi) |
| 09 Oktober 2026 | Potensi hujan ringan di Sleman bagian Utara dan Kulon Progo bagian Utara. | 2,5 – 4,0 meter (Tinggi) |
Imbauan Keselamatan Pesisir
Mengingat tinggi gelombang laut yang masuk dalam kategori tinggi (hingga 4 meter), BMKG memberikan peringatan khusus bagi masyarakat di kawasan pesisir selatan Yogyakarta. Wisatawan sangat dihimbau untuk tidak berenang atau melakukan aktivitas yang terlalu dekat dengan bibir pantai.
Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan dan memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG guna menghindari risiko kecelakaan laut akibat gelombang tinggi. (H-4)
