Pekanbaru Kembali Berlakukan PJJ Dua Hari Akibat Asap Karhutla
Kualitas udara Pekanbaru memburuk akibat asap Karhutla. Pemko kembali memberlakukan PJJ bagi PAUD hingga SMP selama 6-7 Oktober 2026.(MI/Rudi)

KABUT asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang cukup pekat dan memperburuk kualitas udara dari tidak sehat sampai kategori berbahaya, kembali membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring dari rumah untuk tingkat Paud, TK, SD, SMP sederajat negeri dan swasta selama dua hari ke depan dari Selasa-Rabu (6-7/10).

Kabut asap Karhutla dengan tingkat pencemaran hingga kategori sangat tidak sehat dan berbahaya dinilai dapat mengancam kesehatan anak-anak sekolah di Pekanbaru. 

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan kebijakan itu ditetapkan berdasarkan hasil rapat bersama stakeholder dan lembaga terkait termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofika (BMKG) terhadap perkembangan kabut asap Karhutla dan kualitas udara di Kota Pekanbaru yang sangat tidak baik.

“Ini tentang tidak libur. Ini pembelajaran jarak jauh (PJJ). kita tetap sekolah, kita tetap belajar dari rumah. Pembelajaran jarak jauh dilakukan selama dua hari,” kata Agung sembari mohon pamit untuk melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci Mekkah selama 15 hari ke depan, Senin (5/10) malam.

Ia menjelaskan, pihaknya akan tetap memantau perkembangan kabut asap Karhutla dan kualitas udara di Kota Pekanbaru. Jika kembali membaik, kebijakan sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM) juga akan kembali dilaksanakan.

Kebijakan PJJ sekolah tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/Disdik.Sekretaris.1/3348/2026. Aturan itu juga mengacu pada surat edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 20 Tahun 2026 tentang layanan pendidikan di daerah terdampak Karhutla.

Kebijakan PJJ sekolah juga memberikan kelonggaran bagi sekolah yang terkendala listrik dan sinyal. Jika PJJ daring tidak memungkinkan, siswa bisa belajar lewat modul atau penugasan berbasis rumah.

“Kami mohon supportnya. Selama kami umroh, tentu silahkan berkoordinasi dengan Bapak Wakil Wali Kota Pekanbaru (Markarius Anwar),” pungkasnya. (Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *