
Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,0 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (4/10/2026) malam. Getaran gempa dirasakan warga di sejumlah wilayah, namun hingga saat ini belum dilaporkan adanya kerusakan bangunan.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 21.47.58 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 7,45 Lintang Selatan dan 106,76 Bujur Timur.
Lokasi episenter berada di laut, sekitar 56 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 30 kilometer.
BMKG menyebut gempa tersebut termasuk gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif bawah laut. Berdasarkan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.
Di Lengkong, Waluran, dan Cimanggu, gempa dirasakan dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala tersebut, getaran terasa nyata di dalam rumah dan dirasakan seperti ada truk yang sedang melintas.
Sementara itu, di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, gempa dirasakan dengan intensitas II-III MMI.
“Hingga pukul 22:10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” kata Plt. Kepala BBMKG Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati dalam keterangan tertulisnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Informasi mengenai gempa bumi dan aktivitas seismik dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG. (Z-4)
