Rocky Gerung: Wantimpres Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden
Anggota Wantimpres, Rocky Gerung.(Dok. Antara)

ANGGOTA Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menegaskan bahwa lembaga yang kini diikutinya memiliki fungsi vital untuk memantau dampak kebijakan dan memberikan pertimbangan strategis kepada Presiden. Rocky menekankan bahwa Wantimpres bekerja dalam koridor etis, bukan teknis pemerintahan.

“Pesan khusus diberikan oleh Pak Presiden bahwa Dewan Pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis. Apa itu kedudukan etis? Kemampuan untuk melihat ekses-ekses dari kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah dari kebijakan itu,” ujar Rocky usai pelantikan di Istana Merdeka, Jumat (2/10).

Menurut Rocky, Wantimpres tidak bertugas menangani persoalan harian kementerian, melainkan melakukan kontemplasi dan evaluasi untuk memastikan kebijakan tetap sesuai dengan visi Presiden. Ia mengibaratkan peran ini layaknya oversight committee dalam sebuah perusahaan yang membutuhkan kepekaan tinggi dalam membaca persoalan publik.

Lebih lanjut, Rocky menjelaskan bahwa anggota Wantimpres harus mampu mengambil jarak dari peristiwa konkret agar dapat melihat kemungkinan masa depan Republik secara objektif. Pertimbangan yang diberikan pun diklaim tidak didasarkan pada kepentingan kelompok, melainkan tanggung jawab etis individu anggota.

Terkait persepsi publik, Rocky menegaskan fungsi Wantimpres bukan untuk mengubah opini masyarakat agar searah dengan Presiden. Sebaliknya, Dewan harus menangkap kegelisahan atau kekeliruan persepsi di masyarakat untuk diolah menjadi bahan pertimbangan bagi kepala negara.

“Dewan Pertimbangan itu mengolah isu untuk diletakkan pada koridor etis. Kalau koridor politis itu di kabinet. Jadi kemampuan individual untuk menangkap problem itu yang menjadi andalan,” tambahnya.

Rocky juga membedakan antara sikap kritis dan tindakan mengkritik. Ia menyatakan Wantimpres wajib bersikap kritis terhadap kebijakan karena setiap langkah pemerintah pasti memicu persepsi positif maupun negatif di tengah masyarakat.

Dalam menjalankan tugasnya, Wantimpres bekerja dalam rangkaian mengingat dan menimbang, sementara keputusan akhir tetap berada sepenuhnya di tangan Presiden sebagai user utama. Rocky mencontohkan, jika gagasan kemakmuran rakyat tidak tertangkap dengan baik oleh publik, Wantimpres akan memberikan pertimbangan mengenai kekurangan komunikasi tersebut kepada Presiden. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *