
PRESIDEN Prabowo Subianto dikabarkan akan melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Koordinator (Menko) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (1/10). Bahlil disebut-sebut akan mengemban jabatan baru sebagai Menko Bidang Hilirisasi sekaligus merangkap jabatan lamanya.
Saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Bahlil tidak menampik kabar mengenai penunjukan dirinya tersebut. Ia mengaku telah dihubungi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) terkait amanah baru dari Kepala Negara.
“Amanah dari bapak presiden untuk bangsa dan negara. Memang saya dapat telepon dari pak seskab, untuk menko merangkap, merangkap menteri ESDM, kita jalankan semua tugas dari bapak presiden,” ujar Bahlil kepada awak media, Kamis (1/10).
Berdasarkan informasi yang berkembang, posisi baru yang akan dijabat Bahlil adalah Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi. Penambahan nomenklatur ini menandakan bertambahnya jumlah kementerian atau lembaga dalam struktur pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk memperkuat fokus pada sektor hilirisasi industri.
Meski demikian, Bahlil masih enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai tugas pokok dan fungsi kementerian koordinator baru tersebut. Ia memilih untuk menunggu hingga prosesi pelantikan resmi selesai dilaksanakan oleh Presiden.
“Nanti kan saya belum dilantik, setelah pelantikan baru saya memberikan keterangan pers,” pungkasnya singkat sebelum memasuki area Istana.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis Presiden Prabowo dalam mempercepat program hilirisasi nasional yang menjadi salah satu pilar utama visi ekonominya. Hingga berita ini diturunkan, persiapan pelantikan di Istana Merdeka masih terus berlangsung. (Z-10)
