
STAF Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga mengatakan penataan kabel udara dilakukan rutin setiap pekan di lima wilayah Jakarta.
“Ini dilakukan di lima wilayah sehingga setiap minggu Dinas Bina Marga nanti akan melakukan penataan seluruh kabel-kabel udara yang ada di Jakarta,” kata Nirwono melalui keterangannya, Rabu (30/9).
Sementara, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan penataan dilakukan bersama asosiasi dan operator jaringan utilitas.
Kabel yang sudah tidak berfungsi dipotong, sedangkan jaringan yang masih digunakan diarahkan untuk direlokasi ke bawah tanah.
“Kami dibantu oleh asosiasi dan para operator dan berkolaborasi. Kita akan lakukan penertiban kabel udara setiap minggu, dan ini sudah menjadi kegiatan rutin kami,” ujar Heru.
Sejumlah lokasi yang menjadi prioritas penataan antara lain Pejaten, Taman Bendera Pusaka, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Ciracas, dan Tugu Proklamasi.
Penataan tersebut merupakan bagian dari Program 5M, yakni menggunakan SJUT, merelokasi kabel secara mandiri, mengikat kabel udara, memotong kabel yang tidak berfungsi, serta meninggikan kabel yang menjuntai.
Sementara itu, penataan kabel udara di Jalan Kuningan Barat Raya, Jakarta Selatan, ditargetkan dilakukan pada Oktober 2026.
Lokasi tersebut menjadi salah satu kawasan dengan jaringan kabel yang cukup padat karena berada di sekitar pusat data telekomunikasi.
“Di sana memang lokasi Gedung Cyber, jadi pusat data telekomunikasi itu ada di Jalan Kuningan Barat. Kabel udara di sana cukup banyak. Progres saat ini kita sedang memindahkan ke bawah tanah dengan target di bulan Oktober nanti kita akan putuskan kabel udaranya di sana,” kata Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Bina Marga, Imam Adi Nugraha.
Ia meminta masyarakat bersabar selama proses pemindahan jaringan berlangsung.
“Mohon bersabar bagi teman-teman dan masyarakat, beri kami waktu dalam satu bulan ini untuk bisa menata itu semua,” pungkasnya. (P-4)
