
CHIEF Executive Manchester City, Ferran Soriano, menyampaikan pesan penuh perlawanan kepada para eksekutif klub lain terkait status bersalah yang dijatuhkan kepada klubnya atas mayoritas dakwaan Liga Premier, sebagaimana dilaporkan oleh BBC Sport.
Pernyataan tersebut disampaikan Soriano dalam rapat direksi European Football Clubs (sebelumnya bernama ECA) di Copenhagen, jelang majelis umum organisasi tersebut pada Selasa.
Soriano menegaskan komitmennya untuk melawan dakwaan tersebut dan mengingatkan proses hukum masih panjang. Penegasan ini mengulangi poin yang sebelumnya disampaikan Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, melalui surat terbuka kepada para pendukung klub.
Sebelumnya, Manchester City dituduh melakukan berbagai bentuk pelanggaran aturan finansial. Tuduhan tersebut berpusat pada klaim klub telah memanipulasi nilai pendapatan sponsor dari perusahaan-perusahaan yang terhubung dengan pemilik klub, serta melakukan pembayaran “di luar pembukuan” (off the books) demi mengakhiri batasan regulasi keuangan.
Pada Jumat lalu, terungkap Manchester City dinyatakan bersalah atas sebagian besar dari 115 dakwaan yang diajukan terhadap mereka.
Menanggapi putusan tersebut, sejumlah klub Liga Premier kini tengah meminta nasihat hukum mengenai kemungkinan menuntut ganti rugi atau kompensasi. Sementara itu, sumber BBC Sport menyebutkan Manchester City dipastikan akan mengajukan banding.
Hingga saat ini, sanksi resmi untuk Manchester City belum diumumkan. Namun, dampak hukuman yang berpotensi dijatuhkan meliputi pengurangan poin, degradasi dari kasta tertinggi kompetisi (Liga Premier), hingga denda finansial dalam jumlah yang sangat besar.
Pihak Liga Premier sendiri memilih untuk menolak memberikan komentar. Di sisi lain, Manchester City merilis pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa “proses Liga Premier masih berlangsung dengan elemen-elemen signifikan yang harus diselesaikan, serta tunduk pada kerahasiaan yang ketat.”
Pada Sabtu lalu, Chairman Khaldoon Al Mubarak menegaskan kembali keyakinannya kepada para suporter bahwa klub akan mampu membuktikan bahwa mereka tidak bersalah.
“Proses Liga Premier masih panjang, dan keyakinan serta niat kami untuk membuktikan bahwa klub ini tidak bersalah tetap sekuat ketika proses ini pertama kali dimulai,” ujar Al Mubarak.
Ia menambahkan, “Ada begitu banyak hal yang ingin saya bagikan kepada Anda untuk membantu Anda memahami mengapa kami sangat yakin dengan posisi kami. Namun, kerahasiaan ketat dari proses hukum dan tekad kami untuk menghormatinya membuat saya tidak dapat melakukannya saat ini. Bahkan surat ini harus melewati beberapa pemeriksaan hukum untuk memastikan kepatuhannya.” (BBC/Z-2)
