Geger Penemuan Tengkorak dan Tulang Manusia di Bantarkalong Tasikmalaya
Anggota Polsek Bantarkalong menemukan tenggkorak dan tulang manusia setelah seorang warga melaporkan atas temuan di kawasan perkebunan Parunglutung, Kecamatan Bantarkalong.(Dok Humas Polres Tasikmalaya)

WARGA Kampung Kebon Kai, Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di area perkebunan Parunglutung. Penemuan tersebut saat ini dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Bantarkalong, Iptu Agus Kasdili, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait ada kerangka manusia yang berserakan di beberapa titik di lokasi perkebunan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan.

“Tengkorak dan tulang manusia tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang penyabit rumput bernama Hendri Safari. Temuan itu langsung dilaporkan ke aparat pemerintah desa dan dilanjutkan ke Polsek Bantarkalong,” ujar Iptu Agus Kasdili, Minggu (27/9/2026).

Ia menambahkan, Polsek Bantarkalong bersama Tim Inafis Polres Tasikmalaya melakukan pemeriksaan awal serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan penyisiran di sekitar titik penemuan, petugas menemukan kain dalam kondisi kotor serta beberapa bagian tulang lain yang letaknya tidak berjauhan.

“Kami menemukan dua tulang kaki, dua tulang pinggul, dan satu tulang ekor di lokasi. Tim Inafis Polres Tasikmalaya saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh bagian tersebut merupakan satu kesatuan kerangka manusia,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian maupun identitas korban karena kondisi tulang yang sudah berserakan. Hasil pemeriksaan identifikasi nanti akan menjadi dasar utama dalam menentukan langkah penyelidikan selanjutnya.

Terkait kejadian ini, Agus mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke pihak kepolisian terdekat. Laporan dari warga sangat dibutuhkan untuk membantu proses pengungkapan identitas dan penyebab kematian korban.

“Kami meminta kepada warga agar segera melapor ke Polsek setempat jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarga. Kami masih menunggu laporan kehilangan sebagai jalan untuk mengungkap tabir kematian ini,” pungkasnya. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *