
AKTRIS Jennifer Hubner memakai gaun dengan signature heavy beading dengan sentuhan aksen bunga berbentuk tiga dimensi berwarna biru muda. Jennifer tampak menawan dan feminin saat berlenggak lenggok di atas panggung peragaan busana. Jennifer menjadi model di peragaan busana yang digelar dalam acara Senayan City Fashion Nation 20 di Mal Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).
Jennifer memakai koleksi dari Maison Baaz Couture, yang membawa cerita yang lebih emosional melalui konsep Astravore, sosok yang terus mencari cahaya dan memberi dirinya makan melalui harapan. Perjalanan tersebut diterjemahkan secara visual melalui perubahan warna: dari nude yang lembut seperti cahaya pertama fajar, perlahan menuju warna-warna yang semakin cerah dan vibrant.
Signature heavy beading dan detail yang dikerjakan dengan tangan memperkuat karakter couture Maison Baaz Couture. Setiap gaun membawa perjalanan dari darkness to light sebagai cerita tentang resilience, wonder, dan harapan. Di balik kemewahannya, koleksi ini membawa pesan yang personal yaitu untuk terus melihat ke depan, tetap merasa indah, dan menemukan kepercayaan diri bahkan ketika perjalanan terasa sulit.
Busana tersebut ditampilkan dalam rangkaian peragaan busana bertajuk Intentional Allure, interpretasi fesyen dari semangat Intentionally Organic. Dalam Intentional Allure, desainer Caren Delano berkolaborasi dengan Magic of Nature (MoN) dalam Senayan City Fashion Nation 20.
Desainer Caren Delano mengkurasi karya dari lima desainer Indonesia, yaitu Ayumi, Dikha Sigit, House of Dimas Singgih, Hendy Huang, dan Maison Baaz Couture, yang masing-masing menerjemahkan intensi melalui bahasa desainnya sendiri. Karya kelima desainer tersebut dihadirkan di panggung peragaan busana Senayan City Fashion Nation 20.
Kelima interpretasi itu dirangkai dalam satu presentasi yang modern, refined, dan personal, menunjukkan bahwa sebuah intensi dapat hadir melalui warna, konstruksi, siluet, maupun cerita di balik sebuah koleksi.
Melalui peragaan Intentional Allure, semangat Intentionally Organic dari Magic of Nature diterjemahkan ke dalam bahasa fesyen, di mana setiap pilihan dibuat dengan perhatian, dengan tujuan membuat seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri.
Ragam Koleksi 5 Desainer
1. Ayumi (Molded Plum): Menghadirkan kesan feminin yang hangat dan elegan melalui elemen eyelet, siluet terstruktur, warna sunset, serta permainan bulu dan tali yang terinspirasi dari nuansa golden hour.
2. Dikha Sigit (Intentional Allure): Mengusung gaya menswear eksperimental lewat Avant-garde Power Suit, di mana elemen pakaian dapat saling bertukar fungsi untuk menonjolkan karakter kuat dan keberanian mengekspresikan diri.
3. House of Dimas Singgih: Menampilkan pendekatan Neo-Classic yang memadukan warna vibrant dan warna membumi, menciptakan ekspresi glamor yang tetap klasik, refined, dan penuh percaya diri.
4. Hendy Huang (La DIVA): Mengeksplorasi tema goddess at sunrise dengan warna-warna bold seperti Bottega green, magenta, dan indigo blue, serta sentuhan fringe dan tassel untuk memancarkan energi anggun ala seorang diva.
5. Maison Baaz Couture (Astravore): Membawa konsep emosional tentang perjalanan dari kegelapan menuju cahaya (darkness to light), yang diperkuat melalui transisi warna, heavy beading khas couture, serta pesan tentang harapan dan ketahanan (resilience). (Nas/P-3)
