
PENYERANG timnas Indonesia, Ole Romeny, melontarkan pujian setinggi langit kepada dua rekan setimnya, Kevin Diks dan Jay Idzes. Romeny menilai keduanya merupakan sosok pemimpin ideal yang selalu menempatkan kepentingan kolektif di atas ambisi pribadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Romeny usai membawa skuad Garuda meraih kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (25/9) malam.
Karakter Pemimpin Sejati
Menurut Romeny, kualitas kepemimpinan Diks dan Idzes bukan sekadar soal teknis di lapangan, melainkan sikap rendah hati mereka. Salah satu bukti nyata adalah ketika Kevin Diks memberikan kesempatan kepada Romeny untuk mengeksekusi penalti yang berbuah gol dalam laga melawan Singapura.
Padahal, Diks, yang kini membela Borussia Moenchengladbach, merupakan eksekutor penalti utama tim. Berdasarkan catatan statistik, Diks telah mengoleksi 19 gol dari titik putih sepanjang kariernya, termasuk dua gol untuk timnas Indonesia.
“Kevin dan Jay adalah orang-orang yang sangat baik, pemimpin yang sangat baik untuk tim. Mereka mengutamakan tim,” ujar Romeny dalam sesi jumpa pers pascapertandingan.
“Itu terlihat ketika dia (Diks) memberikan penalti kepada saya. Dia sebenarnya bisa mengambilnya sendiri. Kami memiliki banyak eksekutor penalti yang bagus, dan tindakan itu menunjukkan karakter bahwa dia memikirkan tim terlebih dahulu. Saya sangat menghargai hal itu,” tambahnya.
Momen Serupa dengan Jay Idzes
Kejadian ini seolah mengulang memori manis pada Juni tahun lalu saat Indonesia menghadapi Tiongkok di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kala itu, Jay Idzes yang bertindak sebagai kapten melakukan aksi serupa.
Idzes sempat maju ke kotak penalti seolah akan menjadi algojo, namun ia justru memberikan bola kepada Romeny. Kepercayaan tersebut dibayar tuntas oleh Romeny dengan mencetak gol dari titik putih yang membawa Indonesia menang 1-0 atas Tiongkok.
Adaptasi Cepat di Bawah John Herdman
Selain menyoroti peran kapten, Romeny juga memuji kinerja pelatih John Herdman. Ia merasa proses adaptasi pemain berjalan sangat mulus karena instruksi pelatih yang jelas dan mudah dipahami.
“Pelatih tidak membuatnya terlalu sulit, sehingga kami bisa keluar ke lapangan dan menjalankan tugas dengan baik. Semua orang tahu perannya masing-masing,” kata pemain yang kini telah mengoleksi tujuh gol untuk tim Garuda tersebut.
Romeny juga menekankan bahwa suasana internal timnas saat ini sangat harmonis.
“Dalam latihan, saya pikir kami benar-benar seperti sebuah keluarga. Memang terdengar klise, tetapi kenyataannya memang seperti itu,” pungkasnya. (Ant/Z-1)
