Konsolidasi PPP Jadi Pemanasan Menuju Pemilu 2029
Sharing session P3MUDA bertajuk Membangun Pemuda Menuju Demokrasi Pemilu 2029, kemarin, Jumat (25/9/2026)(Dok. PPP)

KETUA Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mulai mengintensifkan konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menjaga ritme organisasi sekaligus memanaskan mesin politik PPP menghadapi kontestasi elektoral mendatang.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, intensitas pertemuan, rapat, bimbingan teknis, hingga diskusi politik yang dilakukan elite partai merupakan indikator bahwa organisasi politik sedang mempersiapkan diri menghadapi kompetisi elektoral.

“Kalau ketua umum Pak Mardiono sering melakukan rapat, bimtek, dan diskusi seperti yang dilakukan hari ini, ini semacam instrumen bagaimana memanaskan mesin politik PPP,” ujar Adi dalam sharing session P3MUDA bertajuk Membangun Pemuda Menuju Demokrasi Pemilu 2029, Kemarin.

Menurut Adi, konsolidasi menjadi faktor penting bagi partai politik untuk menjaga ritme organisasi, terutama ketika kontestasi elektoral masih berjarak sekitar tiga tahun.

Ia menilai, keberlangsungan aktivitas politik internal menjadi salah satu cara partai menjaga kesiapan struktur dan memastikan kader tetap bergerak di tingkat bawah.

“Merawat stamina untuk 2029 adalah variabel penting. Dalam teori politik modern, semakin jarang parpol konsolidasi, semakin jarang rapat dan bimtek, itu tandanya wasalam,” kata Adi.

Adi melihat langkah Mardiono yang aktif melakukan konsolidasi ke berbagai wilayah menunjukkan adanya upaya menjaga komunikasi antara kepemimpinan pusat dengan struktur partai di daerah.

Menurutnya, bagi partai politik, menjaga soliditas internal menjadi tantangan tersendiri setelah melewati fase pemilu sebelumnya. Konsolidasi yang berkelanjutan dinilai dapat menjadi stimulus bagi kader untuk kembali bekerja menghadapi agenda politik berikutnya.

“Ini menjadi stimulus bagi kader agar terus bekerja dan menjaga harapan partai,” ujarnya.

Dengan waktu menuju Pemilu 2029 yang semakin mendekat, sejumlah partai politik mulai melakukan penguatan organisasi dan konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan politik nasional.

Adi menambahkan, PPP memiliki karakter sebagai partai berbasis nilai keagamaan yang selama ini membawa identitas dakwah dalam aktivitas politiknya.

“Karena PPP ini partai dakwah, at the end, apapun yang diniatkan itu amar maruf nahi munkar,” pungkasnya. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *