
GEMPA bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 6,6 mengguncang wilayah Loyalty Islands, Kaledonia Baru, Pasifik Selatan, Sabtu (26/9) pukul 04.23.07 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa tersebut berpusat di laut pada koordinat 21,22° Lintang Selatan dan 168,92° Bujur Timur. Episenter gempa berada pada jarak sekitar 386 kilometer (km) tenggara Port Vila, Vanuatu, dengan kedalaman 48 km.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,” demikian keterangan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, Sabtu (26/9).
BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa bumi menengah yang terjadi akibat deformasi batuan.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
Hingga pukul 04.50 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta memastikan informasi terkait gempa dan tsunami hanya bersumber dari kanal resmi BMKG, termasuk media sosial @infoBMKG, situs bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG. (H-4)
