
DEBUT Luke Vickery bersama Timnas Indonesia langsung membuahkan hasil positif. Pemain yang baru saja menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) pada Juli 2026 tersebut sukses menyumbang assist untuk gol Ragnar Oratmangoen, membawa Indonesia unggul 1-0 atas Singapura pada babak pertama laga Grup A Divisi 1 FIFA Asean Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Kontribusi Instan Luke Vickery
Tampil untuk pertama kalinya berseragam Garuda, Vickery tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Pada menit ke-12, penyerang asal klub Macarthur FC ini melepaskan umpan matang yang berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Ragnar Oratmangoen. Tendangan Ragnar membobol gawang Singapura yang dikawal Izwan Mahbud, sekaligus memecah kebuntuan bagi tuan rumah.
Kehadiran Vickery memang sudah dinantikan sejak ia menjalani prosesi pengambilan sumpah WNI di Sydney, Australia, pada 16 Juli 2026. Beberapa hari sebelum laga dimulai, Vickery sempat mengungkapkan antusiasmenya melalui media sosial. “Saya tidak sabar untuk memberikan segalanya demi membantu tim meraih trofi,” tegasnya.
Penampilan impresif ini pun langsung menuai pujian dari para pendukung di jagat maya. “A night to remember for Luke Vickery!” tulis salah satu warganet menanggapi debut manis sang pemain.
Analisis Babak Pertama: Tempo Lambat di GBK
Meski unggul satu gol, jalannya pertandingan di babak pertama tergolong memiliki tempo yang lambat. Skuad asuhan John Herdman tampak kesulitan mengembangkan permainan yang agresif, meski diperkuat deretan pemain berkualitas seperti Maarten Paes, Kevin Diks, hingga Ole Romeny.
Indonesia yang turun dengan formasi 5-4-1 terlihat masih mencari ritme permainan terbaiknya. Di sisi lain, Singapura yang dilatih Gavin Lee mencoba memberikan perlawanan melalui skema 4-2-3-1, namun belum mampu menembus lini pertahanan kokoh yang digalang Elkan Baggott dan Justin Hubner.
Indonesia (5-4-1): Maarten Paes; Calvin Verdonk, Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Dean James; Joey Pelupessy, Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny; Mitchell Lee Baker.
Pelatih: John Herdman (Inggris)
Singapura (4-2-3-1): Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Nur Adam Abdullah, Hariss Harun, Safuwan Baharudin; Shawal Anuar, Kyoga Nakamura; Farhan Zulkifli, Haryhs Stewart, Shah Shahiran; Ikhsan Fandi.
Pelatih: Gavin Lee (Singapura)
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Rustam Lutfullin asal Uzbekistan ini menjadi pembuktian awal bagi Vickery bahwa dirinya layak menjadi kepingan penting dalam strategi John Herdman untuk membawa Indonesia bersaing di level internasional. (I-1)
