
PRESIDEN Iran Masoud Pezeshkian membantah adanya rumor yang menyebutkan bahwa negaranya berencana memproduksi bom nuklir.
“Sama sekali tidak. Sama sekali tidak,” ujar Pezeshkian kepada Fox News saat ditanya apakah Iran berupaya memperoleh senjata nuklir.
Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran pada 28 Februari 2026. Serangan itu kemudian dibalas Iran dengan serangan terhadap sasaran di pihak lawan.
Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan pada pertengahan Juni 2026. Kemudian, kesepahaman itu dilanggar akibat adanya aksi saling serang.
Pembicaraan soal perundingan damai antara AS, Israel, dan Iran belum tercapai hingga Iran memutuskan untuk mengontrol Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei pada 1 September mengatakan Iran tidak melakukan aktivitas apa pun terkait nuklir di Pickaxe Mountain, sekaligus membantah tudingan baru yang dilontarkan AS. (Ant/H-4)
