
KESEHATAN senantiasa menjadi pilar utama dalam kehidupan keluarga. Namun, ketika ada anggota keluarga yang membutuhkan perawatan khusus, pergi ke fasilitas kesehatan secara rutin tidak selalu menjadi pilihan yang mudah dan efisien.
Kondisi kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), ibu setelah melahirkan, bayi, maupun pasien dalam masa pemulihan pasca-hospitalisasi, sering kali menuntut perhatian serta pendampingan medis yang intensif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi penduduk lanjut usia di Indonesia telah mencapai 11,97 persen, menandakan bahwa Indonesia kini berada dalam fase penuaan penduduk (ageing population). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mencatat jumlah lansia di Indonesia telah menyentuh angka sekitar 33,7 juta jiwa.
Seiring bertambahnya usia, risiko terserang penyakit kronis serta kebutuhan perawatan jangka panjang turut melonjak. Di sisi lain, Kemenkes menyoroti bahwa caregiver atau pendamping pasien geriatri di rumah kerap menghadapi tantangan berat, mulai dari tuntutan fisik jangka panjang, keterbatasan waktu, hingga kelelahan mental akibat harus membagi tanggung jawab antara pekerjaan, keluarga, dan pengurusan pasien.
CEO Kalandra Health Homecare, Andriana Sutrisno, merawat anggota keluarga dengan kebutuhan khusus merupakan kewajiban yang tidak ringan. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga yang merawat, terutama pembagian waktu.
Untuk itu, layanan homecare menjadi salah satu alternatif yang dapat membantu mendekatkan pelayanan kesehatan kepada pasien. Perawatan tidak hanya dilakukan dengan menghadirkan tenaga kesehatan ke rumah, tetapi juga memungkinkan pasien memperoleh pendampingan yang lebih personal sesuai kondisi dan kebutuhannya.
Menjawab kebutuhan tersebut, Kalandra Health Homecare hadir sebagai penyedia layanan kesehatan profesional di rumah. Melayani area Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, serta Gresik, Kalandra menyediakan layanan untuk berbagai kebutuhan perawatan keluarga.
Kalandra memiliki tiga layanan unggulan, yaitu Mom & Baby Care, Elderly & Senior Care, serta Medical & Post-Hospital Care. Mom & Baby Care ditujukan untuk mendampingi kebutuhan ibu dan bayi, termasuk perawatan pasca-persalinan, newborn care, pijat bayi, serta pendampingan dan edukasi laktasi.
Sementara itu, Elderly & Senior Care berfokus pada pendampingan lansia, mulai dari aktivitas sehari-hari, terapi fisik ringan dan mobilisasi, hingga dukungan emosional serta interaksi sosial.
Adapun Medical & Post-Hospital Care diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan perawatan medis di rumah, termasuk perawatan luka, pemasangan dan penggantian alat medis, serta pendampingan pasien stroke, kanker, dan penyakit kronis.
Selain layanan perawatan, Kalandra Health Homecare juga menghadirkan layanan infus Multivitamin Booster yang dapat mendukung kebutuhan vitamin tubuh, terutama di tengah kondisi cuaca yang tak menentu, seperti fenomena El Nino. Kondisi cuaca tersebut dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan dan mengganggu produktivitas masyarakat.
Dalam pelayanannya, Kalandra didukung oleh dokter spesialis penyakit dalam, perawat terintegrasi, bidan profesional, serta tenaga kesehatan dan caregiver tersertifikasi. Kalandra juga menerapkan pendekatan personalized care melalui care planyang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setiap pasien.
“Kami berkomitmen menjadikan Kalandra Health Homecare sebagai Professional Healthcare, At Your Doorstep, yaitu menjadi mitra layanan kesehatan yang profesional, terpercaya, dan dekat dengan keluarga. Sebab, perawatan kesehatan bukan hanya tentang memberikan tindakan medis, tetapi juga tentang menghadirkan perhatian, kenyamanan, dan rasa aman bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.” kata Andriana.
(P-4)
