Dua Buku Abdul Mu'ti Masuk Koleksi Perpustakaan Oxford OCIS
Perwakilan Kemendikdasmen menyerahkan buku karya Mendikdasmen Abdul Mu’ti kepada Oxford Centre for Islamic Studies(MI/Dok Kemendikdasmen)

DUA karya tulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mencetak sejarah baru dalam dunia literasi dan akademik internasional. Pada Selasa (22/9), kedua buku tersebut resmi diterima sebagai koleksi perpustakaan Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS), Inggris.

Berdasarkan penelusuran katalog SOLO (Search Oxford Libraries Online), karya Abdul Mu’ti ini tercatat sebagai buku pertama dari seorang Menteri Pendidikan Indonesia yang berhasil masuk dalam koleksi perpustakaan OCIS. Pencapaian ini menandai hadirnya pemikiran strategis mengenai pengelolaan kemajemukan pendidikan Indonesia di salah satu pusat kajian Islam terkemuka di Eropa.

Daftar Karya yang Diterima OCIS






Judul Buku Penulis Pendamping Fokus Kajian
Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan Fajar Riza Ul Haq Penelitian tentang siswa Kristen/Katolik di lembaga pendidikan Muhammadiyah, khususnya di wilayah 3T dan minoritas Muslim.
Pluralisme Positif: Gagasan dan Pengalaman Muhammadiyah dalam Pendidikan Azaki Khoirudin Gagasan membangun kehidupan beragama yang inklusif melalui jalur pendidikan formal.

Buku Kristen Muhammadiyah menyoroti fenomena unik di mana peserta didik non-Muslim tetap mendapatkan pendidikan agama sesuai keyakinan mereka di lembaga Muhammadiyah. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang membuktikan bahwa kemajemukan dapat dikelola tanpa harus mencampuradukkan keyakinan teologis.

Proses penyerahan buku dilakukan oleh Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, didampingi Sekretaris PCIM, Susana Widyaningsih. Rombongan diterima langsung oleh Direktur OCIS, Dr. Farhan Nizami, sebelum akhirnya diserahkan kepada Kepala Perpustakaan OCIS, Wassilena Sekulova, M.A.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Farhan Nizami memberikan apresiasi khusus saat melihat nama almarhum Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE, yang menulis kata pengantar dalam buku Kristen Muhammadiyah. Azyumardi Azra diketahui memiliki kedekatan historis dengan lembaga ini, pernah menjadi fellow di OCIS pada 1994-1995, serta menjadi dewan penyunting Journal of Islamic Studies terbitan Oxford University Press.

Sekilas Tentang OCIS:

  • Status: Lembaga kajian Islam independen yang berafiliasi dengan Universitas Oxford.
  • Sejarah: Berdiri sejak 1985.
  • Patron: Raja Charles III (mendapat Royal Charter dari Ratu Elizabeth II pada 2012).
  • Sistem Koleksi: Perpustakaan rujukan dengan proses seleksi ketat bagi setiap buku yang masuk.

Kini, setelah melalui proses katalogisasi, kedua buku tersebut sudah dapat diakses oleh peneliti dan pembaca di ruang baca OCIS serta ditelusuri secara daring melalui sistem katalog Universitas Oxford. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *