Ancaman Super El Nino 2026: Potensi 451 Ribu Kematian, Indonesia Terdampak
Ilustrasi.(Magnific)

PARA ilmuwan iklim mengeluarkan peringatan serius mengenai fenomena El Nino tahun ini yang diprediksi akan menjadi salah satu yang terkuat dalam sejarah. Fenomena Super El Nino ini diperkirakan tidak hanya memicu kekeringan parah dan banjir di berbagai wilayah, tetapi juga berpotensi menyebabkan hingga 451.000 kematian terkait cuaca secara global.

Berdasarkan laporan terbaru dari Climate Impact Lab Universitas Chicago yang dirilis Rabu (23/9), estimasi 451.000 kematian tersebut secara spesifik dikaitkan dengan panas ekstrem yang didorong oleh El Nino. Michael Greenstone, salah satu pendiri Climate Impact Lab sekaligus profesor di universitas tersebut, menekankan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, melainkan nyawa manusia yang mencakup orang tua, anak-anak, dan pekerja yang terpapar suhu ekstrem.

Wilayah Terdampak paling Parah

Laporan tersebut memproyeksikan bahwa mayoritas kematian akibat panas akan terjadi di Belahan Bumi Selatan. Hal ini karena puncak kekuatan El Nino bertepatan dengan musim panas di wilayah tersebut. Tiga negara yang diperkirakan akan mengalami tambahan kematian akibat panas tertinggi ialah:

Di negara-negara tersebut, jumlah kematian tambahan diperkirakan mencapai puluhan ribu jiwa. Sementara itu, di Amerika Serikat, dampak kematian akibat panas diprediksi mencapai 3.500 jiwa antara September 2026 hingga Februari 2027, dengan risiko tertinggi terjadi pada bulan September akibat sisa panas musim panas yang ekstrem.

Kerentanan Masyarakat Perkotaan

Suhu tinggi ini menjadi ancaman yang sangat berbahaya bagi penduduk berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan. Sheila Foster, profesor hukum dan iklim, mencatat bahwa paparan perkotaan terhadap panas ekstrem meningkat 200% sejak tahun 1982 yang kini berdampak pada 1,7 miliar orang di seluruh dunia.

Ironisnya, Foster menjelaskan bahwa sebagian besar korban meninggal akibat panas justru berada di dalam ruangan. Banyak dari mereka memiliki akses ke pendingin udara (AC), tetapi tidak mampu membayar biaya listrik untuk menjalankannya secara terus-menerus selama gelombang panas berlangsung.

Dampak Berantai Global

Selain ancaman nyawa, Super El Nino juga diprediksi akan membawa efek domino terhadap ekonomi global. Beberapa risiko yang diantisipasi meliputi:

  • Kenaikan harga pangan akibat gagal panen.
  • Gangguan pada jalur pengiriman dan rantai pasok global.
  • Kekeringan ekstrem di beberapa wilayah dan banjir bandang di wilayah lain.

Para ahli memperingatkan bahwa dampak terburuk mungkin belum berakhir tahun ini. Data historis menunjukkan bahwa tahun setelah puncak El Nino cenderung menjadi lebih panas, yang memberikan sinyal bahwa tahun 2027 bisa menjadi tahun dengan suhu yang jauh lebih menyengat (The Hill/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *