Kebiasaan Double-Dipping Ternyata Berbahaya bagi Kesehatan, Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi(Magnific)

KEBIASAAN mencelupkan makanan yang sudah digigit kembali ke dalam mangkuk saus bersama, atau yang populer dengan istilah double-dipping, sering kali terjadi dalam acara kumpul keluarga maupun pesta. Meski terlihat sepele, penelitian ilmiah menunjukkan tindakan ini membawa risiko nyata terhadap penyebaran bakteri dan mikroorganisme berbahaya.

Secara matematis dan mikrobiologis, saat seseorang menggigit kripik atau makanan lain, air liur yang mengandung mikroflora mulut akan berpindah ke sisa makanan tersebut. Ketika makanan itu dicelupkan kembali ke mangkuk saus, ribuan hingga ribuan mikroba berpindah secara langsung ke dalam saus yang kemudian dikonsumsi oleh orang lain.

“Setiap kali seseorang melakukan double-dipping, mereka mentransfer bakteri dan virus dari mulut mereka ke dalam saus bersama,” kata Dr. Paul Dawson, profesor ilmu pangan di Clemson University yang telah memimpin penelitian mengenai fenomena ini.

Dalam studinya, Dr. Dawson dan tim menemukan tindakan double-dipping dapat memindahkan sekitar 10.000 hingga 100.000 bakteri dari mulut ke dalam mangkuk saus hanya dalam satu kali celupan. Angka ini bervariasi tergantung pada tingkat kekentalan dan jenis saus yang digunakan.

Saus yang lebih encer, seperti salsa, cenderung memfasilitasi perpindahan bakteri yang lebih banyak dibandingkan saus yang lebih kental seperti cheese dip atau guacamole. Hal ini disebabkan sifat konsistensi cairan yang memudahkan mikroba menyebar secara merata.

Potensi bahaya kesehatan dari kebiasaan ini berkaitan erat dengan jenis patogen yang ada di dalam air liur seseorang. Berbagai virus dan bakteri yang memicu penyakit infeksi saluran pernapasan, seperti influenza, infeksi tenggorokan (strep throat), hingga norovirus dan gastroenteritis, dapat dengan mudah berpindah melalui media saus yang terkontaminasi.

Meskipun asam atau kadar garam dalam saus tertentu dapat mengurangi populasi bakteri seiring waktu, proses tersebut tidak terjadi secara instan. Bakteri dapat bertahan hidup cukup lama di dalam mangkuk saus untuk menginfeksi orang berikutnya yang mengambil saus dari wadah yang sama.

Untuk menjaga kebersihan dan mencegah risiko penularan penyakit saat makan bersama, para ahli menyarankan beberapa langkah praktis:

  • Gunakan piring pribadi: Ambil porsi saus secukupnya dan pindahkan ke piring atau wadah kecil milik sendiri sebelum mencelupkan makanan.
  • Terapkan metode spoon-and-drip: Gunakan sendok bersih untuk mengambil saus dari wadah utama dan tuangkan di atas makanan.
  • Sediakan porsi individual: Tuan rumah disarankan menyajikan saus dalam cangkir-cangkir kecil untuk masing-masing tamu guna meminimalkan penggunaan wadah bersama. 

(Martha Stewart/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *