KTP Korban KM Virgo 8 Ditemukan, Ini Kisah Pilu Tiga Pemuda Karanganyar Merantau ke Sawit
KTP Ahda ditemukan.(Dok Istimewa )

SEMINGGU lamanya keluarga menanti kabar di Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar. Harapan itu datang hari ini, Senin (21/9), bukan dalam bentuk kepulangan, melainkan sebuah Kartu Tanda Penduduk (KTP).

KTP atas nama Ahda Dhiyaurrohman,18, ditemukan menempel di salah satu jenazah korban terbaliknya KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin di Laut Jawa, yang terjadi pada Minggu (13/9) lalu.

Penjabat Kepala Desa Ngringo, Apri Linawati, menceritakan bahwa penemuan identitas tersebut berawal dari koordinasi pihak Jasa Raharja. Awalnya, Jasa Raharja Kota Solo menelusuri KTP yang beralamat di Jebres. Setelah ditelusuri lebih lanjut, pemilik identitas tersebut ternyata merupakan warga Ngringo yang berdomisili di Karanganyar.

“Ada informasi dari Polda Banjarmasin di Posko Banjarmasin, ada salah satu jenazah itu menempel KTP Ahda,” ujar Apri saat dihubungi, Senin.

Merantau Demi Membantu Ekonomi Keluarga

Informasi tersebut langsung mengubah suasana di Desa Ngringo. Kepergian Ahda ke Kalimantan bukanlah untuk berlibur. Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, ia memantapkan diri untuk merantau bersama dua sahabat satu desanya, Jevon Joechelin Jotham, 19, dan Aldo Nurahmansyah, 19.

Ketiga pemuda ini berencana bekerja di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Sebuah keputusan besar dan berat yang sering diambil oleh para pemuda desa demi membantu menopang perekonomian keluarga mereka.

Rencana Tes DNA dan Pencarian Korban Lain

Meski KTP telah ditemukan, kepastian identitas jenazah tersebut masih harus diperkuat secara medis. Pihak keluarga direncanakan bakal menjalani tes DNA untuk memastikan kecocokan biologis dengan jenazah Ahda.

“Pihak keluarga info terakhir rencana mau dilakukan tes DNA di Polresta Solo, ini baru rencana,” kata Apri.

Sementara itu, nasib dua sahabat Ahda, yakni Jevon dan Aldo, hingga kini belum diketahui. Proses pencarian terhadap keduanya masih terus berjalan di sekitar lokasi kejadian. Keluarga di Ngringo kini hanya bisa menggantungkan harapan pada perkembangan informasi dari posko penyelamatan.

“Untuk Aldo dan Jevon masih menunggu informasi dari Posko Banjarmasin,” pungkas Apri.

Di balik daftar manifes kecelakaan KM Virgo Transport 8, tersimpan kisah pilu tentang tiga pemuda asal Ngringo yang berangkat bersama dengan satu tujuan mulia: mengadu nasib demi mencari kehidupan yang lebih baik. (WJ/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *