Hansi Flick Ungkap Kunci Kebangkitan Barcelona Atasi Sevilla
Pelatih Barcelona Hansi Flick.(AFP/LLUIS GENE)

PENAMPILAN penyerang asal Brasil, Raphinha, menjadi kunci kesuksesan Barcelona saat melakoni laga tandang berat menghadapi Sevilla dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Sabtu (19/9). Sempat mengakui timnya tampil di bawah standar dan terlalu mudah kehilangan bola pada babak pertama, pelatih Barcelona, Hansi Flick, memuji mentalitas bangkit anak asuhnya yang sukses membalikkan keadaan menjadi 1-3.

Kemenangan tandang ini tidak hanya memperpanjang rekor 100 persen kemenangan Barcelona di awal musim, tetapi juga membuat skuad asuhan Hansi Flick nyaman memimpin puncak klasemen sementara dengan keunggulan enam poin atas rival abadi mereka, Real Madrid.

“Kami tahu kualitas Raphinha dan kami sangat senang dengan performanya, ia memberikan banyak hal bagi kami,” ujar Flick kepada para wartawan usai pertandingan. “Hari ini tim memberikan operan terakhir kepadanya dan ia mewujudkannya untuk kami, jadi ini hal yang bagus. Setelah catatan angka di delapan pertandingan ini, ia sangat senang bermain sebagai nomor sembilan.”

Tuan rumah Sevilla yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal dan membuat lini belakang Barcelona tidak nyaman. Los Nervionenses bahkan berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-19 melalui sundulan Youssouf Fofana di tiang dekat, memanfaatkan umpan silang matang dari Felix Correia yang lolos dari kawalan Eric Garcia.

Tertinggal satu gol, Barcelona meningkatkan intensitas serangan. Setelah beberapa peluang emas melalui Lamine Yamal sempat digagalkan oleh penjaga gawang Sevilla, Odysseas Vlachodimos, Blaugrana akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Raphinha menunjukkan ketajamannya dengan cerdik menggeser berat badannya untuk mengecoh pemain bertahan lawan sebelum menceploskan bola lewat penyelesaian akhir mendatar.

Memasuki babak kedua, Hansi Flick secara terbuka mengakui evaluasi performa skuadnya.

“Ini adalah pertandingan yang sulit, terutama di babak pertama… kami juga terlalu mudah kehilangan bola, itu biasanya bukan level dan standar kami, dan di babak kedua situasinya membaik,” kata Flick.

Dominasi Barcelona langsung membuahkan hasil positif selepas jeda. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Lamine Yamal, Raphinha sukses menyambut bola lewat sundulan kepala untuk membawa tim tamu berbalik unggul 1-2.

Pemain internasional Brasil tersebut melengkapi penampilan gemilangnya lewat gol ketiga yang tercipta melalui proses brilian. Yamal kembali menjadi kreator dengan mengirimkan umpan terobosan matang, yang diselesaikan Raphinha dengan tendangan chip mencongkel bola melewati jangkauan penjaga gawang Sevilla.

Meski sempat membuang beberapa peluang melalui Anthony Gordon dan tendangan bebas Dani Olmo, keunggulan 1-3 bagi Barcelona tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan tim Catalan mengemas kemenangan kedelapan dari delapan pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Sementara itu, kubu Sevilla harus menerima kekalahan kedua mereka musim ini, namun tetap meninggalkan lapangan dengan kepala tegak usai memberikan perlawanan sengit kepada sang pemuncak klasemen.

“Kami tahu kami menghadapi lawan yang luar biasa, salah satu tim yang memainkan sepak bola terbaik di dunia,” ujar kapten Sevilla, Gabriel Suazo. “Kami kekurangan energi di babak kedua tetapi kami berjuang hingga akhir. Kami pergi dengan kepala tegak dan menunjukkan sikap yang baik.”

(AFP/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *