
IGOR Thiago mencetak gol pertamanya di Liga Premier Inggris musim ini saat Brentford, yang belum terkalahkan, sukses menyarangkan tiga gol ke gawang tetangga mereka di London barat, Chelsea, pada babak kedua.
Brentford membuka keunggulan pada menit ke-61 melalui sundulan Jaidon Anthony dari jarak sangat dekat. Anthony berdiri tanpa pengawalan ketat setelah menerima umpan sundulan Jannik Schuster yang mengarahkan bola hasil sepakan pojok kembali ke area tiang jauh.
Mencoba bangkit, Chelsea berupaya keras menekan untuk menyamakan kedudukan. Namun, lini pertahanan The Blues justru kebobolan lewat skema serangan balik cepat menjelang akhir laga. Kevin Schade lolos tanpa pengawalan dan langsung berhadapan dengan kiper. Meski tembakan Schade berhasil ditepis oleh kiper Emi Martinez, Igor Thiago dengan cepat menyambar bola muntah ke dalam gawang yang kosong pada menit ke-83.
Pemain pengganti, Fabio Carvalho, melengkapi kemenangan Brentford menjadi 3-0 pada masa injury time. Carvalho memanfaatkan umpan silang Schade yang sempat membentur pemain lawan di tiang jauh. Tambahan tiga poin ini melesatkan skuad asuhan Keith Andrews ke posisi ketiga klasemen sementara.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Chelsea yang kini melakoni tiga pertandingan liga berturut-turut tanpa kemenangan, dengan dua di antaranya berakhir dengan kekalahan. Hasil pertandingan ini juga menandai untuk pertama kalinya Chelsea gagal mencetak gol di bawah arahan pelatih Xabi Alonso.
Jalannya babak pertama sempat berlangsung hambar, meski Chelsea sedikit lebih dominan. Peluang terbaik dari kedua tim sebelum jeda hanya lahir melalui upaya Pedro Neto dan Morgan Rogers.
Memasuki babak kedua, tempo permainan mulai meningkat walau peluang matang masih minim. Kebuntuan akhirnya pecah ketika lini belakang Chelsea gagal mengantisipasi situasi sepak pojok. Kiper Emi Martinez memutuskan tidak keluar menjangkau bola, yang kemudian dimanfaatkan Anthony untuk menyundul masuk gol pertamanya bagi Brentford.
Meski unggul dalam penguasaan bola dan mendominasi wilayah permainan di sisa waktu laga, Chelsea tetap kesulitan menciptakan peluang bersih. Keasyikan menyerang membuat barisan belakang mereka rentan, hingga Brentford mampu menggandakan keunggulan dan akhirnya mengunci kemenangan tiga gol tanpa balas di hadapan pendukungnya sendiri. (BBC/Z-2)
