
KEBAKARAN hutan di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, meluas. Kepala BPBD Kabupaten Ngawi, Prila Yuda Putra mengatakan petugas masih berupaya melakukan pemadaman dengan menyesuaikan kondisi medan di lokasi.
“Masih ada empat titik api di sekitar gunung,” kata Yuda di Ngawi, Jumat, (18/9).
Ia mengatakan petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih kesulitan memadamkan api karena lokasi titik kebakaran berada jauh dan sulit dijangkau.
Api berkobar di Gunung Lawu dan membakar Petak 42 RPH Campurejo, Kecamatan Kendal. Api kemudian merambat ke Petak 39 di sekitar lereng utara Gunung Lawu.
Ia menjelaskan jarak titik api cukup jauh dan lokasi yang sulit dijangkau membuat petugas tidak dapat langsung melakukan pemadaman secara optimal.
“Kita belum bisa menjangkau titik api tersebut,” ujar Yuda.
Petugas gabungan bersama relawan membuat ilaran atau sekat bakar di sekitar area terdampak guna mencegah api meluas.
Sekat bakar digunakan untuk membatasi pergerakan api agar tidak menjalar ke kawasan hutan lainnya.
Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu telah berlangsung selama tiga hari. Api hingga kini dilaporkan telah membakar puluhan hektare kawasan hutan lindung di gunung tersebut. (Metrotvnews/H-4)
