
SEMPAT padam selama sepekan, kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang yang menghampar seluas 12 ribuan hektare di perbatasan Kabupaten Tanjungjabung Timur dengan Kabupaten Muarojambi, Rabu (16/9), kembali terpanggang hebat.
Tindakan pemadaman yang dikomandoi oleh Gubernur Jambi Al Haris selaku Dansatgas Karhutla Jambi, bersama pelaksana hariannya Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, sampai Rabu petang belum berhasil. Sampai Rabu malam, bara api disertai kabut asap tebal masih membubung di lahan gambut yang terpanggang.
“Seminggu lalu kita sudah lakukan pemadaman di sini. Ternyata hari ini kembali terbakar di sebelahnya,” kata Al Haris.
Dikatakan Haris dalam penanggulangan kebakaran lahan gambut berkedalaman tiga meter sampai enam meter di kawasan HLG Londerang Rabu, Ia sekaligus memantau uji coba penggunaan dua jenis sat khusus untuk pemadaman lokasi gambut yang terbakar.
Ada dua jenis zat yang diuji, yakni berbentuk cairan dan serbuk. Keduanya diuji untuk melihat mana yang lebih efektif dalam memadamkan api dan membasahi lapisan gambut.
“Mana yang lebih bagus, lebih mematikan dan lebih tahan. Artinya begitu disemprotkan, zat ini bisa membasahi gambut tebal,” ujar Haris tanpa menyebut detil kedua zat dimaksud.
Sementara itu, menurut Kepala Manggala Agni Daops Sumatrera XI Bukit Tempurung Sandy Prabowo, karena terkendala gelapnya malam, upaya pemadaman akan dioptimasi dan dilanjutkan Kamis pagi. (SL)
