Persijap Jepara Tunjuk kembali Mario Lemos sebagai Pelatih Kepala
Mario Lemos kembali bergeser menjadi Pelatih Persijap Jepara, sedangkan Juan Cortes digeser menjadi direktur teknik.(Dok Persijap)

MENGAWALI dua pertandingan Liga Super League 2026/2027 dengan hasil yang tidak sesuai harapan, manajemen Persijap Jepara mengambil langkah strategis. Kursi pelatih kepala kini kembali dipercayakan kepada Mario Lemos, yang sebelumnya sempat digeser posisinya menjadi direktur teknik.

Kembalinya Mario Lemos menggantikan Juan Cortes menjadi harapan baru bagi Laskar Kalinyamat untuk bangkit. Di awal musim kompetisi ini, Persijap tampil kurang maksimal dengan menelan dua kekalahan beruntun, yang membuat tim tertahan di papan bawah klasemen sementara.

Dua kekalahan menyakitkan tersebut terjadi saat Persijap ditangani oleh Juan Cortes. Pertama, kekalahan 0-2 saat menghadapi Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9). Hasil buruk berlanjut saat Laskar Kalinyamat dipaksa menyerah 0-1 oleh Borneo FC di hadapan publik sendiri di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (12/9).

Melihat tren negatif tersebut, manajemen Persijap memutuskan melakukan perbaikan cepat dengan mengembalikan Mario Lemos ke kursi pelatih guna menghadapi laga-laga berikutnya yang masih panjang. Sementara itu, Juan Cortes kini bertukar posisi menjadi Direktur Teknik, jabatan yang sebelumnya ditinggalkan Lemos sejak awal kompetisi bergulir.

Perubahan ini terasa krusial mengingat jadwal padat di depan mata. Persijap dijadwalkan menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu (20/9) pukul 19.00 WIB. Manajemen tidak ingin tim kembali dipermalukan di hadapan suporter sendiri.

Bukan Orang Baru

Bagi Persijap Jepara, Mario Lemos bukanlah sosok asing. Pelatih asal Portugal ini menjadi bagian dari tim sejak tahun 2025. Dalam kiprahnya, Lemos sudah berulang kali mengalami pergeseran posisi dan kerap menjadi penyelamat saat tim berada dalam kondisi rawan.

Pria bernama asli Mário Licinio Guerreiro Lemos ini memiliki rekam jejak panjang di dunia sepak bola. Ia mengawali karier sebagai pemain di FC Ferreiras (2003-2005), lalu menjadi asisten pelatih di GD Lagoa (2011). Pengalamannya meluas hingga menjadi asisten di Muangthong United, Yangcheon TNT, Negeri Sembilan, hingga menjadi pelatih kepala di Abahani Limited Dhaka (2018-2023) dan tim nasional Bangladesh (2021).

Kariernya di Indonesia dimulai pada Juni 2025 saat dipercaya sebagai Pelatih Kepala Persijap. Namun, dinamika internal membuat posisinya sering berubah.

Pada Desember 2025, ia sempat digeser menjadi direktur teknik saat manajemen menunjuk Divaldo Alves. Menjelang akhir kompetisi tahun lalu, ia kembali ditarik menjadi pelatih untuk menyelamatkan tim dari situasi krusial.

Pola serupa terulang di musim 2026/2027. Meski awalnya diumumkan tetap sebagai pelatih kepala, posisi Lemos sempat digeser menjadi direktur teknik sesaat sebelum liga dimulai demi memberi ruang bagi Juan Cortes. Kini, setelah dua pekan kompetisi berjalan, manajemen kembali melakukan pertukaran posisi tersebut.

Dalam keterangan resmi di media sosial, manajemen Persijap Jepara menegaskan bahwa penunjukan kembali Mario Lemos adalah upaya untuk melanjutkan visi yang telah dibangun. “Ini bukan memulai kembali, melainkan kelanjutan dari rencana jangka panjang. Peran berbeda, satu visi. Perjalanan ini terus berlanjut,” tulis pernyataan resmi klub yang disertai visual bertajuk Welcome Back Mario Lemos. (I-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *