
ANGGOTA Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman yang juga anggota Panja pembiayaan dan permodalan UMKM dan Ekraft menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Panitia Kerja Akses Pembiayaan & Permodalan UMKM dan Ekonomi Kreatif, hal tersebut disampaikan dalam pada saat pertemuan di Yogyakarta. Kamis (27/8).
Menurut Gandung, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif merupakan tulang punggung ekonomi nasional, saat ini masih banyak yang terkendala akses permodalan dari perbankan dan lembaga pembiayaan. Ia menilai hal tersebut harus dikawal dengan baik sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional, ungkapnya.
“UMKM dan ekonomi kreatif ini yang menyerap tenaga kerja paling banyak, sekitar 98%. Tapi kendala mereka ketika harus mengembangkan usaha, sering mentok bantuan pembiayaan atau permodalan. Semoga kehadiran Panja ini, jadi solusi konkret dengan skema pembiayaan yang mudah, bunga ringan, dan tidak berbelit,” tegas Gandung dikutip Sabtu (29/8).
Gandung berpandangan agar Panja dapat memperluas akses pembiayaan, mendorong perbankan, BUMN, dan lembaga keuangan untuk membuat produk khusus UMKM dan ekraf dengan agunan ringan serta proses cepat serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif, di mana pemerintah perlu menyediakan dana bergulir, hibah produktif, dan kurasi pasar agar produk UMKM dan ekraf bisa naik kelas hingga ekspor.
Hal yang paling urgen menururt Gandung adalah edukasi literasi keuangan untuk menekankan pentingnya pendampingan agar pelaku UMKM lebih jauh bisa memahami cara mengelola keuangan, pembukuan, dan memenuhi persyaratan kredit.
“Kalau akses modalnya lancar, UMKM akan tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi daerah bergerak. Ini investasi jangka panjang untuk ketahanan ekonomi nasional,” terang Gandung.
Gandung berharap Panja Akses Pembiayaan dan Permodalan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Komisi VII bisa segera menghasilkan rekomendasi dan regulasi yang berpihak kepada pelaku UMKM. (E-4)
