
KONDISI bayi yang sulit menyusu atau cepat lelah saat meminum susu sering kali dianggap sebagai hal biasa. Namun, orang tua perlu waspada karena tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk penyakit jantung bawaan (PJB).
Bayi yang tidak mampu menghabiskan susu seperti biasanya atau menunjukkan kelelahan ekstrem saat menyusu memerlukan perhatian medis segera. Hal ini dikarenakan aktivitas menyusu bagi bayi setara dengan aktivitas fisik berat, sehingga gangguan pada fungsi jantung akan langsung terlihat saat proses ini berlangsung.
Tanda-Tanda PJB yang Perlu Diperhatikan
Berdasarkan data dari National Health Service (NHS), terdapat beberapa gejala penyakit jantung bawaan yang dapat muncul sejak bayi lahir. Selain kesulitan menyusu, tanda-tanda fisik lainnya meliputi:
- Pertumbuhan dan kenaikan berat badan yang lambat (gagal tumbuh).
- Pembengkakan di sekitar perut, tangan, pergelangan kaki, atau kaki.
- Sesak napas atau frekuensi napas yang sangat cepat.
- Berkeringat secara berlebihan, terutama saat sedang menyusu.
- Jantung berdebar atau detak jantung yang terasa tidak normal.
- Sianosis, yaitu perubahan warna kulit, bibir, atau kuku menjadi biru atau abu-abu akibat kurangnya oksigen.
- Bayi tampak lemas, lesu, atau kurang aktif dibandingkan bayi sehat lainnya.
Penting untuk diingat bahwa munculnya tanda-tanda tersebut tidak selalu berarti bayi menderita penyakit jantung bawaan. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan profesional tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pastinya.
Mengenal Murmur Jantung
Salah satu indikasi awal yang sering ditemukan dokter adalah murmur jantung. Murmur merupakan suara tambahan atau “bising” yang terdengar saat dokter mendengarkan detak jantung bayi menggunakan stetoskop.
Kondisi ini sebenarnya cukup umum pada bayi baru lahir karena adanya perubahan sirkulasi darah sesaat setelah kelahiran. Banyak kasus murmur jantung yang bersifat fungsional dan akan menghilang dengan sendirinya dalam hitungan hari atau minggu.
Namun, pada sebagian kasus, murmur dapat menjadi petunjuk adanya kelainan struktur jantung. Oleh karena itu, jika ditemukan murmur, dokter biasanya akan menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti ekokardiografi untuk memastikan kondisi jantung bayi.
Apa Itu Penyakit Jantung Bawaan?
Penyakit jantung bawaan adalah kelainan pada struktur atau fungsi jantung yang sudah ada sejak bayi masih dalam kandungan. Kondisi ini sangat beragam, mulai dari kelainan ringan yang tidak memerlukan pengobatan khusus hingga kondisi kritis yang membutuhkan tindakan bedah segera setelah lahir.
Deteksi dini sebenarnya bisa dilakukan selama masa kehamilan melalui pemindaian USG fetomaternal untuk melihat struktur jantung janin. Meski demikian, USG kehamilan memiliki keterbatasan dan tidak dapat mendeteksi seluruh jenis kelainan jantung. Oleh karena itu, pemeriksaan fisik bayi secara menyeluruh setelah lahir tetap menjadi langkah krusial sebagai pemeriksaan tambahan.
Jika Anda menemukan gejala-gejala di atas pada buah hati, segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak atau ahli jantung anak untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. (NHS National Health Service, East Kent Hospitals University/H-3)
