Astronaut NASA Mike Fincke Pensiun Setelah 30 Tahun Mengabdi
Mike Fincke(Doc New York Times)

Astronaut NASA Mike Fincke resmi mengakhiri pengabdiannya di badan antariksa Amerika Serikat setelah menjalani karier selama 30 tahun. Selama berada di NASA, Fincke mencatat empat penerbangan antariksa, menghabiskan total 549 hari di luar angkasa, serta melakukan sembilan kali spacewalk untuk mendukung berbagai kegiatan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). 

NASA mengumumkan kepergian Fincke pada 12 Agustus 2026. Perjalanan panjangnya di lembaga tersebut dimulai setelah ia terpilih sebagai astronaut NASA pada April 1996.

Sebelum menjadi astronaut, Fincke memiliki latar belakang sebagai pilot dan insinyur serta pernah menerbangkan lebih dari 30 jenis pesawat dengan total lebih dari 2.000 jam penerbangan. 

Dalam perjalanan kariernya, Fincke menjalankan berbagai peran dalam program penerbangan antariksa NASA. Ia pernah menjadi petugas sains dan insinyur penerbangan pada Expedition 9, komandan stasiun pada Expedition 18, serta spesialis misi dalam penerbangan pesawat ulang-alik STS-134. Ia juga kemudian dipercaya menjadi pilot SpaceX Crew-11.

Salah satu catatan penting dalam karier Fincke adalah pengalaman panjangnya di ISS. NASA mencatat total waktu Fincke di luar angkasa mencapai 549 hari. Ia juga melakukan sembilan spacewalk dengan total waktu sekitar 48 jam 37 menit. Enam dari sembilan aktivitas tersebut dilakukan menggunakan pakaian antariksa Rusia Orlan. 

Pengalaman Fincke tidak hanya berkaitan dengan aktivitas di orbit. Ia juga terlibat dalam berbagai persiapan dan pengembangan program penerbangan berawak NASA. Dalam beberapa tahun terakhir, pengalamannya turut digunakan dalam program penerbangan komersial dan persiapan generasi baru eksplorasi antariksa.

NASA menyebut kontribusi Fincke mencakup peran sebagai pilot, insinyur, astronaut, sekaligus mentor. Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan perjalanan karier Fincke telah membantunya ikut membentuk sejumlah bab penting dalam sejarah lembaga tersebut, mulai dari misi jangka panjang di ISS hingga persiapan untuk generasi program Artemis.

Fincke juga memiliki latar belakang pendidikan yang mendukung kariernya di bidang antariksa. Ia memperoleh gelar sarjana dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dalam bidang aeronautika dan astronautika serta ilmu bumi, atmosfer, dan planet. Ia kemudian melanjutkan pendidikan master di bidang aeronautika dan astronautika di Stanford University. 

Setelah tiga dekade bekerja di NASA, Fincke kini resmi masuk dalam daftar mantan astronaut lembaga tersebut.

Kepergiannya menandai berakhirnya salah satu karier panjang astronaut NASA yang tidak hanya diwarnai penerbangan ke luar angkasa, tetapi juga pengalaman dalam operasi stasiun luar angkasa, spacewalk, penerbangan komersial, serta persiapan misi eksplorasi berikutnya. 

Sumber: NASA



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *