Ini Deretan Manfaat Kacang Pistachio untuk Jantung hingga Otak
ilustrasi(Istimewa)

Kacang pistachio menyimpan ragam nutrisi penting yang berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Mulai dari menjaga kesehatan jantung, melancarkan sistem pencernaan, hingga membantu mengendalikan kadar gula darah, nutrisi di dalam kacang ini terbukti memiliki banyak fungsi vital.

Melansir laporan laman Health, Rabu (5/8), pistachio mengandung kombinasi serat larut dan serat tidak larut yang amat baik untuk saluran cerna. Serat tidak larut berfungsi melancarkan buang air besar, sedangkan serat larut menstimulasi pertumbuhan bakteri baik di usus. Bakteri ini menghasilkan asam lemak rantai pendek (short-chain fatty acids/SCFA) guna memperkuat lapisan usus dan meredakan peradangan.

Dari aspek kesehatan jantung, pistachio dibekali kalium, serat, dan lemak tak jenuh tunggal. Penelitian pada 2020 terhadap 100 orang berbobot badan lebih menunjukkan bahwa konsumsi 1,5 ons pistachio per hari selama empat bulan efektif menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik.

Tinjauan atas 34 penelitian pada tahun yang sama turut mengonfirmasi bahwa pola makan yang diperkaya pistachio lebih efektif menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, serta trigliserida dibandingkan jenis kacang-kacangan lainnya.

Pistachio juga kaya akan antioksidan, terutama jenis lutein dan zeaxanthin yang memberikan pigmen hijau alami pada kacang tersebut. Kandungan antioksidan ini tercatat paling tinggi di antara kelompok kacang-kacangan untuk melindungi sel dari paparan radikal bebas.

Sifat antioksidan tersebut berpadu dengan kandungan flavonoid yang mendukung fungsi kognitif otak. Studi terhadap lebih dari 76.000 orang dewasa di Amerika Serikat pada 2021 membuktikan bahwa asupan tinggi flavonoid berkorelasi dengan menurunnya risiko penurunan fungsi kognitif.

Bagi penderita diabetes tipe 2, pistachio menjadi pilihan tepat karena tinggi protein dan serat serta rendah karbohidrat. Komposisi ini terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa sekaligus menekan resistensi insulin.

Dalam satu porsi (sekitar 28 gram atau satu ons), pistachio menyuplai 159 kalori, 5,7 gram protein, 3 gram serat, serta bermacam mikronutrien seperti vitamin B6, tembaga, fosfor, kalium, vitamin E, zat besi, dan seng.

Kendati kaya manfaat, konsumen disarankan memilih pistachio olahan tanpa garam guna mencegah lonjakan asupan natrium harian. Porsi konsumsinya pun perlu dibatasi karena kacang ini tergolong padat kalori. Penderita alergi kacang-kacangan pohon (tree nuts) juga diimbau untuk menghindari konsumsi pistachio. (Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *