
BADAN Gizi Nasional (BGN) memberhentikan 66 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) atau kepala dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) bermasalah yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Jadi diberhentikan secara tidak hormat karena tindakan indisipliner tidak berada di tempat lebih dari 10 hari secara berturut-turut. Kemudian ada kejadian phising, yaitu tadi mengaku duitnya hilang karena scam dan lain-lain,” kata Kepala BGN Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8).
Sudaryono menambhakan alasan kepala dapur SPPG diberhentikan ada juga yang terlibat judi online dan terbukti melakukan tindak pidana.
Ia menegaskan sebanyak 66 SPPI tersebut sudah diproses pemberhentian sebagai Aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)
Selain itu, sambung dia, ada 60 kasus yang diakibatkan karena terjadinya konflik antara mitra yang punya dapur dengan kepala dapurnya.
“Siapa yang salah dan siapa yang keliru itu yang kita lagi cek. Apakah kepala dapurnya menekan mitra minta fee atau mitranya yang menekan kepala dapurnya misalnya minta untuk pengurangan atau minta keuntungan lebih sehingga ada pengurangan kualitas dari makanan yang disediakan. Ini kami cek semua,” pungkasnya. (H-4)
