
KRETEK leher adalah kebiasaan menggerakkan, memutar, atau meregangkan leher hingga menghasilkan bunyi krek atau suara letupan kecil dari area persendian leher.
Bunyi tersebut biasanya terjadi karena perubahan tekanan pada cairan sendi yang menghasilkan gelembung gas kecil atau akibat pergerakan jaringan di sekitar sendi.
1. Menyebabkan Iritasi pada Sendi
Gerakan memaksa leher berulang kali dapat memberikan tekanan tambahan pada struktur sendi sehingga berpotensi menyebabkan iritasi.
2. Membuat Leher Terasa Tidak Nyaman
Kebiasaan memutar leher terlalu sering dapat menyebabkan rasa pegal, kaku, atau tidak nyaman pada area leher.
3. Mengurangi Stabilitas Sendi
Gerakan berulang yang dilakukan dengan cara yang tidak tepat dapat memengaruhi jaringan pendukung di sekitar sendi leher.
4. Menimbulkan Ketergantungan Kebiasaan
Sebagian orang merasa perlu terus mengkretek leher agar terasa lega, sehingga kebiasaan tersebut dapat menjadi sulit dihentikan.
5. Memperburuk Nyeri Leher
Jika sudah memiliki masalah pada otot atau sendi leher, gerakan kretek leher yang berlebihan dapat membuat rasa nyeri semakin terasa.
6. Menyebabkan Ketegangan Otot
Gerakan memutar atau menarik leher secara berulang dapat membuat beberapa otot bekerja lebih keras dan mengalami ketegangan.
7. Mengganggu Kenyamanan Saat Bergerak
Leher yang sering diberi tekanan berlebihan dapat terasa kurang nyaman saat melakukan aktivitas seperti menoleh atau menunduk.
8. Berisiko Mengiritasi Saraf
Tekanan atau gerakan yang terlalu kuat pada area leher berpotensi mengganggu jaringan di sekitar saraf.
9. Memicu Sakit Kepala pada Sebagian Orang
Ketegangan pada otot leher dapat berhubungan dengan munculnya rasa tidak nyaman hingga sakit kepala pada beberapa orang.
10. Dapat Memperparah Masalah Leher yang Sudah Ada
Orang yang memiliki gangguan tertentu pada tulang belakang leher sebaiknya berhati-hati karena gerakan berlebihan dapat memperburuk kondisi.
11. Menimbulkan Rasa Kaku
Kebiasaan mengandalkan kretek leher sebagai cara mengurangi ketegangan terkadang membuat tubuh kurang melakukan peregangan yang benar.
12. Membuat Postur Kurang Terjaga
Jika kebiasaan ini berkaitan dengan posisi duduk yang buruk, masalah postur seperti leher maju ke depan dapat semakin terasa.
13. Risiko Cedera pada Gerakan yang Berlebihan
Memutar leher secara kasar atau dengan tenaga besar dapat meningkatkan risiko cedera pada jaringan sekitar leher.
Kebiasaan kretek leher sesekali umumnya tidak selalu menimbulkan masalah, tetapi melakukannya terlalu sering atau dengan gerakan yang kuat dapat memberikan tekanan pada struktur leher. (Z-4)
Sumber: halodoc, alodokter
