
ORANGTUA memegang peran utama dalam mendeteksi dini gangguan kesehatan maupun tumbuh kembang anak. Pengenalan sejak awal dinilai penting agar evaluasi dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat sesuai kebutuhan anak.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Cheer & Care Day: Celebrating Children’s Day, Elevating Pediatric Care yang digelar Mayapada Hospital Bandung (MHBD), Sabtu (1/8), sebagai bagian dari peringatan Hari Anak 2026.
Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Bandung, Stephanie Supriadi, mengatakan orangtua merupakan pihak yang paling memahami kondisi dan kebiasaan anak sehari-hari sehingga memiliki peran strategis dalam mengenali perubahan yang mengarah pada gangguan kesehatan.
“Orangtua dan dokter menjadi kunci utama dalam proses pengenalan dini. Dengan masalah kesehatan atau gangguan tumbuh kembang yang dikenali lebih cepat, evaluasi dan penanganan dapat diberikan sedini mungkin sesuai kebutuhan setiap anak,” ujar Stephanie.
Ia mengimbau orangtua segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila menemukan perubahan fisik, pola makan, aktivitas, maupun pencapaian tumbuh kembang yang tidak sesuai dengan usia anak.
“Apabila muncul gejala yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis,” katanya.
Senada, Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial MHBD, Eddy Fadlayana, mengatakan lima tahun pertama kehidupan merupakan periode emas yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak pada masa mendatang.
“Melalui pemantauan tumbuh kembang secara berkala, berbagai risiko keterlambatan perkembangan dapat dikenali lebih awal sehingga anak dapat memperoleh intervensi yang sesuai dengan kebutuhannya untuk mendukung potensi tumbuh kembang secara optimal,” ujar Eddy.
Untuk mendukung deteksi dini dan penanganan yang komprehensif, Mayapada Hospital Bandung menghadirkan Pediatric Center yang menyediakan layanan kesehatan anak secara terpadu. Layanan tersebut meliputi pemantauan tumbuh kembang, deteksi dini, layanan spesialis dan subspesialis, hingga penanganan kegawatdaruratan anak yang didukung ruang rawat inap khusus serta layanan darurat anak selama 24 jam.
Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, Irwan Susanto Hermawan, mengatakan pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak dan memberikan kenyamanan bagi keluarga.
“Melalui dukungan 11 dokter spesialis dan subspesialis anak, fasilitas ramah anak, serta kehadiran klinik tumbuh kembang dan klinik neurobehavior sebagai solusi terpadu, kami optimistis dapat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi orangtua,” kata Irwan.
Ia menjelaskan Pediatric Center juga didukung layanan multidisiplin yang mencakup bidang nutrisi, penyakit metabolik, saluran cerna, saraf, alergi-imunologi, onkologi dan hematologi anak, hingga neonatologi. Layanan tersebut diperkuat oleh spesialis penunjang seperti ortopedi pediatrik, rehabilitasi medik, radiologi anak, psikologi anak, bedah anak, dan urologi pediatrik, serta penggunaan teknologi penunjang seperti vein finder khusus anak.
Kegiatan Cheer & Care Day juga diisi dengan sesi edukasi kesehatan, hospital tour, serta berbagai aktivitas bersama anak dan keluarga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemantauan kesehatan anak sejak dini. (E-2)
