Presiden Niger Tuduh Antek Asing Dalangi Serangan di Bandara Diori Hamani
ilustrasi serangan kelompok militan di Bandara Diori Hamani, Niger.(Anadolu)

PRESIDEN Niger Abdourahamane Tchiani menuding Pemerintah Prancis mendalangi serangan yang dilakukan oleh kelompok militan ke Bandara Internasional Diori Hamani, Niamey, pada 18 Juni lalu. Dalam insiden itu, sekitar 40 militan bersenjata dilaporkan menyerang bandara yang terletak di ibu kota Niger tersebut.

Menurut laporan Reuters, kelompok Jama’a Nusrat ul-Islam wa al-Muslimin (JNIM), yang terafiliasi dengan jaringan Al-Qaeda, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

“Serangan pada 18 Juni itu dilakukan oleh tentara bayaran yang direkrut secara khusus dari kelompok JNIM,” kata Tchiani dalam sebuah wawancara dengan portal berita Le Sahel pada Senin (27/7).

“Prancislah yang mengumpulkan, melatih, dan memberi mereka instruksi yang jelas untuk menghancurkan total bandara internasional di Niamey,” lanjutnya.

Kelompok militan tersebut dilaporkan berencana untuk menyerang tiga tempat secara bersamaan, yakni bandara internasional, istana kepresidenan, dan pusat pelatihan angkatan bersenjata Niger.

Tchiani mengungkapkan bahwa kelompok militan yang disiapkan untuk menyerbu kediamannya dan pusat pelatihan militer telah ditangkap sehari sebelum aksi serangan dilakukan. (Ant/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *